Berita Terkini
OPINI  

HUT ke-53 PDIP: Selamat Ulang Tahun “Banteng” Sumedang, Sudahkah Tandukmu Berpihak pada Rakyat?

SUMEDANG, W+62.COM– Hari ini, 10 Januari 2026, warna merah tampak lebih menyala di sudut-sudut Kabupaten Sumedang. PDI Perjuangan merayakan hari jadinya yang ke-53. Sebuah usia yang sudah sangat matang—bahkan sudah masuk kategori “senior” dalam dunia politik. 8 kursi PDIP di DPRD Sumedang tak berarti tanpa kerja nyata yang bikin rakyat tersenyum

Pesan Khusus untuk Sang Nahkoda: Asep Ronny Hidayat

Di tengah perayaan ini, sorotan utama tentu tertuju pada Asep Ronny Hidayat. Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, beliau punya tugas yang jauh lebih berat daripada sekadar memimpin rapat partai. Beliau adalah “Nahkoda Banteng” di Sumedang.

Harapan publik kepada Kang Asep Ronny sangatlah sederhana namun mendalam: Jadilah dirigen yang mampu menyelaraskan suara 8 kader di DPRD agar tetap satu irama dalam membela rakyat.

Kita berharap di bawah komandonya, DPC PDIP Sumedang tidak menjadi “menara gading” yang eksklusif, tapi tetap menjadi “rumah singgah” bagi para petani, buruh, dan warga kelas menengah yang sedang pusing memikirkan biaya hidup.

Kang Asep Ronny punya tantangan besar untuk membuktikan bahwa PDIP Sumedang bukan sekadar partai yang menang karena nama besar, tapi karena kedekatan emosional dengan Wargi Sumedang.

Kado Ulang Tahun: Kursi Pimpinan dan Amanah Komisi

Kita juga layak memberi selamat kepada Atang Setiawan, sang Wakil Ketua I DPRD Sumedang. Menjadi pimpinan di usia partai yang ke-53 tentu beban moralnya berat. Harapannya, palu sidang yang diketuk Pak Atang bukan sekadar rutinitas, tapi menjadi kado indah bagi warga Sumedang berupa kebijakan yang pro-rakyat.

Tak lupa, selamat ulang tahun juga untuk para “petarung” di komisi-komisi:

  • Komisi III (Bidang Infrastruktur): Untuk Ferry Budianto dan Wowo Sutisna, kado ulang tahun paling pas untuk rakyat bukan tumpeng, melainkan jalanan mulus tanpa lubang.
  • Komisi IV (Bidang Kesra): Untuk Heti Andorina dan Cucu Perawati, pastikan bantuan sosial dan akses kesehatan tidak mampet di tengah jalan.
  • Komisi I & II: Untuk Said Vicky dan Yanti Siti Nurhayati, jagalah “dapur” ekonomi Sumedang agar tetap ngebul.

Jangan “Tidur” Setelah Makan Tumpeng

Perayaan HUT ke-53 ini harus jadi pengingat. Jangan sampai setelah euforia potong tumpeng selesai, para kader malah asyik “hibernasi”. Rakyat Sumedang tentu tidak ingin melihat Banteng yang hanya garang di baliho ulang tahun, tapi mendadak “jinak” saat harus mengkritisi kebijakan yang kurang tepat.

Ingat, di usia ke-53 ini, rakyat tidak butuh janji manis yang kedaluwarsa, tapi butuh bukti bahwa 8 kursi di DPRD itu benar-benar jadi penyambung lidah, bukan sekadar pelengkap kuorum.

Harapan untuk “Banteng Sumedang”

Selamat merayakan HUT ke-53, PDI Perjuangan! Semoga di bawah kepemimpinan Asep Ronny Hidayat, PDIP Sumedang semakin solid, semakin vokal, dan yang paling penting: tetap ingat jalan pulang ke basis massa.

Tetaplah menjadi “Banteng” yang menjaga marwah demokrasi di Sumedang. Jangan sampai tandukmu tajam ke sesama rekan sejawat, tapi tumpul saat menghadapi ketidakadilan di depan mata.***

Merdeka! (Dan selamat bekerja, rakyat menunggu aksi nyata setelah tumpengnya habis!)