BOGOR,W+62.com– Bawaslu Provinsi Jawa Barat pusatkan Apel Siaga Pengawas Pilkada Serentak 2024 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat 22 November 2024.
Ribuan Pengawas dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat, sejak pagi telah memenuhi area Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, yang akan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.
“Ini menjadi momen strategis untuk memperkuat kesiapan pengawasan di masa tenang, pemungutan suara, hingga penghitungan suara.” ungkap Bey dihadapan ribuan Pengawas.
Pj.Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dalam sambutannya itu menekankan pentingnya fokus pada tiga hal utama demi terciptanya Pilkada yang damai dan demokratis di Jabar.
“Netralitas, partisipasi masyarakat, dan pengawasan kolaboratif adalah kunci keberhasilan dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya.
Bey menegaskan, netralitas merupakan pondasi kepercayaan publik terhadap integritas pemilu. Jadi menurutnya, tanpa netralitas, sulit bagi masyarakat untuk mempercayai hasil pemilu.
“Keterlibatan masyarakat adalah elemen penting untuk memastikan proses pemilihan berjalan lancar dan bermartabat,” katanya.
Adapun, lanjut Bey, pengawasan kolaboratif merupakan sinergi antara Bawaslu, KPU, pemerintah daerah, TNI/Polri, partai politik, dan masyarakat sangat strategis untuk mencegah potensi kerawanan pemilu.
“Kolaborasi adalah cara terbaik untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bawaslu Jabar atas inisiatifnya menggelar patroli pengawasan intensif selama masa tenang hingga penghitungan suara.
Langkah ini, menurutnya, efektif dalam mencegah pelanggaran seperti politik uang, intimidasi, dan kampanye terselubung.
“Kita pastikan Pilkada di Jawa Barat berlangsung jujur, transparan, adil, dan damai. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Bey.
Dengan terlaksananya tiga hal utama yang ia sampaikan, Bey optimistis Pilkada di Jawa Barat akan menjadi contoh sukses pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang aman, adil, dan demokratis.
“Mari kita wujudkan Pilkada Jabar sebagai teladan bagi daerah lain dalam menjaga nilai-nilai demokrasi,” pungkasnya.***
