Berita Terkini

Adian Napitupulu Kupas Isu Ekonomi dan Kurs Dolar di PDIP Sumedang

SUMEDANG, Wplus62.com – Estafet diskusi politik internal PDI Perjuangan kembali memanas. Kali ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang menjadi titik temu bagi para kader untuk membedah kondisi riil bangsa bersama tokoh sentral partai, Adian Napitupulu, pada Senin (18/05/2026).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu, hadir langsung untuk memimpin dialektika politik tersebut. Kehadirannya tidak hanya membawa pesan ideologis, tetapi juga menyajikan data faktual mengenai sengkarut ekonomi dan sosial yang tengah melanda Indonesia.

Menepis Mitos: Krisis Ekonomi Tembus Hingga Pelosok Desa

Dalam forum yang berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Sumedang tersebut, Adian menyoroti secara tajam fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang, Atang Setiawan, menegaskan bahwa diskusi ini mematahkan anggapan bahwa isu ekonomi makro hanya menjadi konsumsi kaum elite.

“Lonjakan dolar terhadap rupiah ini berdampak langsung hingga ke akar rumput. Sangat keliru jika ada yang menganggap masyarakat desa tidak terkena imbasnya. Dampak ini nyata, mulai dari harga kebutuhan pokok hingga daya beli masyarakat kecil,” tegas Atang saat menyampaikan poin-poin diskusi.

Selain isu kurs, forum tersebut juga membedah mekanisme penganggaran APBN. Adian memberikan “pencerahan” kepada para kader agar mampu mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap populis namun secara fundamental perlu diuji kemanfaatannya bagi rakyat.

Akselerasi Struktur: Pengukuhan Badan dan Sayap Partai

Tak sekadar diskusi, momentum ini juga menjadi ajang penguatan struktur organisasi. PDI Perjuangan Jawa Barat secara resmi mengukuhkan sejumlah badan dan sayap partai untuk memperkuat daya gedor di Sumedang.

Beberapa badan partai yang kini resmi mengudara antara lain:

  • BARAK (Badan Riset dan Analisis Kebijakan): Dipimpin oleh Dadang Kusna.
  • Badan Ekonomi Kreatif: Nahkodai oleh Yadi Mulyadi.
  • Baitul Muslimin: Dipimpin oleh KH Eman Sulaeman.
  • BBHAR (Badan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat): Dahlia Sobana.
  • Baguna (Badan Penanggulangan Bencana): Deasy.
  • BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional): Dede Juariyah.
  • BKN (Badan Kebudayaan Nasional): Abah Akok.

Selain itu, partai resmi mengukuhkan Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) di bawah komando Dimpu Silaban guna memperkuat basis massa di lapangan.

Atmosfer Dialogis yang Dinamis

Atang menambahkan bahwa durasi dua jam terasa sangat singkat karena tingginya antusiasme peserta. Adian Napitupulu menggunakan gaya komunikasi yang lugas dan tajam sehingga para kader serta anggota fraksi mampu mencerna materi berat dengan sangat mudah.

“Penyampaian materi sangat menarik dan komunikatif. Ini adalah ruang pembelajaran krusial bagi kami di daerah untuk menyikapi dinamika kebangsaan dengan lebih cerdas,” pungkas Atang.

PDI Perjuangan terus mempercepat penataan sayap partai lainnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi total guna menyongsong agenda politik ke depan.***