Berita Terkini

Tiket Masuk Duapuluh Ribu Rupiah, Begini Penjelasan Penyelenggara Cibogo Horse Festival 2025

SUMEDANG, W+62.com– Cibogo Horse Festival 2025 hari kedua, menyuguhkan 14 balapan dan 100 kuda andil dalam Pacuan Kuda yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Cibogo, Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Minggu (29/6/2025).

Tampak penonton yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, sangat antusias dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh MyOne26. Mantan Crosser Nasional, Iwan Hermawan yang merupakan warga setempat, mengungkapkan beberapa hal terkait kegiatan tersebut.

“Sangat luar biasa, animo masyarakat di acara pacuan kuda kali ini, mungkin masyarakat pecinta pacuan kuda rakyat sudah rindu hiburan,” katanya.

Iwan menjelaskan, pada Cibogo Horse Festival 2025 kali ini, pihaknya hanya memanfaatkan lahan pacuan kuda Cibogo yang merupakan pengganti lapang kuda Arcamanik Bandung, yang hingga saat ini belum terealisasi oleh Pemprov Jabar.

“Lapangan ini kita manfaatkan untuk mengobati kerinduan masyarakat Sumedang dan sekitarnya untuk menyaksikan pacuan kuda,” ujarnya.

Ketua Penyelenggara Cibogo Horse Festival 2025, Iwan Hermawan yang juga pemilik Myone26

Terkait dipungutnya tiket masuk bagi penonton sebesar Rp. 20 ribu, hal itu sebagai upaya menertibkan para penonton yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat.

“Adapun untuk tiket Rp 20 ribu, sengaja panitia mengutip dari penonton. Hal itu sebagai upaya menertibkan penonton,”katanya.

Sebab, sambung Iwan Hermawan, selama dirinya mengadakan even, baik motor cross maupun pacuan kuda tak pernah ada yang namanya untung.

“Namun kegiatan ini tentunya dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar lokasi dan bahkan para UMKM yang memanfaatkan momen hiburan rakyat ini,”jelas Iwan.

Iwan berharap, lapangan Pacuan Kuda Cibogo ini dapat segera terealisasi pembangunannya. Ia juga mengungkapkan jika usulan digelarnya seleksi Pra Porda cabang pacuan kuda dapat diadakan di Lapangan Pacuan Kuda Cibogo ini.

“Pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai upaya saya mendukung Pordasi Sumedang, kebetulan Kakak saya (Dedi Mulyadi) Ketuanya,” pungkasnya.***