Berita Terkini
Budaya  

Rayakan Tahun Baru 2026, Seniman Sumedang Gelar Ritual Tarawangsa di Geoteater Rancakalong

Wakil Bupati Sumedang M.Fajar Aldila larut dalam seni Tarawangsa yang digelar dalam rangka Tasyakur Binikmah Tahun Baru 2026 di Geoteather Rancakalong Sumedang pada Kamis (1/1/2026)

SUMEDANG, W+62.com – Mengawali lembaran tahun 2026, riuh rendah syukur menggema dari dataran tinggi Rancakalong. Para seniman setempat menggelar acara Tasyakur Binikmah yang dipadukan dengan doa bersama dan pagelaran seni sakral Tarawangsa di Geoteater Rancakalong, Kamis (1/1/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, bersama jajaran tokoh seni budaya, tokoh masyarakat, Forkopimcam, serta Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang.

Komitmen Melawan Arus Zaman

Di tengah gempuran teknologi informasi yang kian masif, Wabup Fajar Aldila menekankan pentingnya menjaga jati diri bangsa melalui seni. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkomitmen menjadikan Geoteater sebagai jantung kreativitas budaya yang representatif.

“Kami mendorong generasi muda Sumedang sejak dini untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni budaya Sunda. Ini bukan sekadar warisan, tapi identitas yang jangan sampai tergerus zaman,” ujar Fajar dalam sambutannya.

Seni Sebagai Fondasi Karakter

Bagi Pemkab Sumedang, keberadaan seni Tarawangsa dan budaya lokal lainnya bukan sekadar hiburan visual. Lebih dari itu, seni dipandang sebagai instrumen vital dalam pembentukan karakter (character building) generasi masa depan.

Wabup Fajar menjelaskan bahwa nilai-nilai luhur dalam seni budaya mampu menanamkan:

Etika dan Sopan Santun: Membentuk pribadi yang santun.

Empati dan Toleransi: Memperkuat kohesi sosial di masyarakat.

Semangat Gotong Royong: Warisan leluhur yang menjadi ruh kehidupan orang Sunda.

“Melalui pelestarian ini, kita sedang menyiapkan generasi Sumedang yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan berkarakter,” pungkasnya.

Mengapa Harus Geoteater Rancakalong?

Geoteater kini diposisikan bukan hanya sebagai gedung pertunjukan, melainkan laboratorium budaya. Dengan fasilitas yang semakin mumpuni, tempat ini diharapkan menjadi magnet wisata budaya sekaligus ruang edukasi bagi pemuda yang ingin mendalami filosofi Tarawangsa.