Berita Terkini

Gagal Oper Gigi, Truk Batu Bara Terjun ke Jurang Cadas Pangeran Sumedang

Truk pengangkut batubara terperosok ke jurang sedalam 25 meter di Cigendel Cadas Pangeran Sumedang pada Sabtu (21/2/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Jalur maut Cadas Pangeran kembali memakan korban. Sebuah truk pengangkut batu bara bernopol D 9130 PYW terjun bebas ke jurang sedalam 25 meter di kawasan Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (21/2/2026) siang.

Meski kendaraan ringsek di dasar jurang, sang sopir bernama Rizwan berhasil lolos dari maut setelah melakukan aksi nekat melompat dari kabin kemudi.

Kronologi Kejadian: Gagal Oper Gigi

Insiden bermula saat truk melaju dari arah Sumedang menuju Bandung. Saat melintasi tanjakan di lokasi kejadian, truk mengalami kendala teknis pada sistem transmisi.

“Diduga truk mengalami kerusakan pada bagian kopling. Truk gagal pindah persneling di jalan menanjak, lalu mundur tak terkendali menabrak pohon besar sebelum terjun ke persawahan di dasar jurang,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Sumedang, Ipda Arief, di lokasi kejadian.

Saksi Mata: “Tiba-tiba Truk Jatuh”

Saodah, seorang pemilik warung yang berada tepat di bibir jurang, mengaku sangat syok melihat detik-detik jatuhnya truk raksasa tersebut.

“Saya lagi di warung, tiba-tiba truk itu mundur dan jatuh ke bawah. Untungnya sopir sempat melompat keluar tepat sebelum truk terjun,” tutur Saodah dengan nada gemetar.

Evakuasi dan Kondisi Lalu Lintas

Kecelakaan tunggal ini sempat memicu kemacetan panjang di jalan nasional Bandung-Cirebon karena banyaknya warga dan pengendara yang melambat untuk melihat lokasi. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Polisi kini tengah berkoordinasi untuk mengevakuasi bangkai truk dari dasar jurang.

“Kami akan segera mengevakuasi bangkai kendaraan menggunakan alat berat crane,” tambah Ipda Arief.

Mengingat kontur jalur Cadas Pangeran yang berkelok dan rawan, Polres Sumedang kembali mengimbau para pengendara, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk rutin mengecek kelaikan armada dan ekstra waspada saat melintas.***