Berita Terkini
Budaya  

Ratusan Tokoh Adat Hadiri Gala Dinner dan Jamasan Pusaka di Festival Tradisi Keraton Sumedang Larang 2025

SUMEDANG, W+62.COM– Rangkaian Festival Tradisi Keraton Sumedang Larang 2025 berlangsung meriah, kegiatan Gala Dinner yang digelar di Bale Agung Srimanganti, Keraton Sumedang pada Senin (25/8/2025) malam.

Acara yang dihadiri ratusan tokoh adat, akademisi, pejabat, hingga masyarakat dari berbagai daerah di dalam dan luar Kabupaten Sumedang tampak berbaur penuh kehangatan.

Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Rd. Luky Djohari Soemawilaga, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi rutin Keraton Sumedang Larang yang dilaksanakan setiap tanggal 1 hingga 12 Maulud.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan Nyugu Ageung sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus penghormatan kepada para leluhur Sumedang Larang,”ungkapnya.

Puncak acara berupa Jamasan Pusaka, diawali dengan kirab pusaka yang mengitari Alun-alun Sumedang, kemudian dibawa ke Bale Agung Srimanganti untuk prosesi penyucian pusaka. Setelah jamasan, masyarakat dan tamu undangan disuguhi kobulan atau pembagian hasil bumi sebagai bentuk kebersamaan.

“Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat dan para tamu begitu tinggi. Undangan hanya kami sebarkan terbatas, namun yang hadir mencapai lebih dari 500 orang,” ujar Rd. Luky.

Beberapa tamu kehormatan yang hadir di antaranya Raja Rote dari NTT, Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara, Bunda Yani dari Keraton Sumenep, perwakilan Kasepuhan Sultan Raharjo, pejabat dari Kemenko Polhukam, akademisi seperti Prof. Syahidin dari UPI Bandung, Prof. Agus Pakpahan Rektor Ikopin, serta sejumlah tokoh adat dan pejabat militer-purnawirawan lainnya.

Menariknya, pelaksanaan jamasan tahun ini sepenuhnya digelar secara mandiri tanpa dukungan dana pemerintah daerah. “Kami ingin menghidupkan semangat gotong royong di kalangan kawargian. Alhamdulillah, berkat kebersamaan, semua bisa berjalan lancar dan penuh hikmah,” ujar Radya Anom.

Ia menambahkan, ke depan kegiatan ini diharapkan bisa direncanakan lebih matang agar semakin berkualitas dan mampu mendongkrak potensi wisata budaya di Sumedang.

“Banyak tamu dari luar daerah yang menginap di Sumedang karena acara ini. Artinya, Festival Keraton Sumedang Larang 2025 punya potensi besar untuk menjadi magnet wisata budaya,” pungkasnya.***