Berita Terkini

30 Bangunan Rusak di Desa Haurngombong Akibat Cuaca Ekstrem Selama Sepekan

Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Sumedang, Hendar menyerahkan bantuan kepada Warga Desa Haurngombong yang terdampak angin puting beliung melalui Kades Haurngombong, Dadang di lokasi kejadian pada Kamis (4/12/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Cuaca ekstrem yang terjadi selama sepekan ini membuat Pemerintah Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan Sumedang, terus melakukan kesiapsiagaan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Sedikitnya, 30 bangunan yang terdiri dari 28 rumah dan 2 sarana ibadah, mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh hujan angin dan badai petir serta angin puting beliung beberapa hari lalu.

Kepala Desa Haurngombong, Dadang mengaku terus mengupdate jumlah rumah penduduk dan fasilitas lainnya yang mengalami kerusakan. “Ya, cuaca ekstrem yang terjadi saat ini membuat beberapa bangunan milik warga dan pesantren mengalami kerusakan,” ujar Kades Haurngombong.

Kades Dadang menyebutkan, rata-rata kerusakan yang dialami itu, dinding tembok yang roboh, atap rumah yang terbawa angin dan TPT yang ambrol karena longsor.

“Banyaknya kerusakan rumah milik warga, termasuk kejadian angin puting beliung hari Rabu (3/12/2025) kemarin. Beberapa atap rumah warga hancur dan sebagian lagi terbawa angin,” ungkapnya.

Dikatakan Kades Dadang, bantuan yang diberikan dari Pemdes Haurngombong sangat kecil dan terbatas, dan tidak dapat memenuhi harapan warga terdampak.

Perbaikan atap rumah warga yang terdampak puting beliung di Desa Haurngombong langsung dilakukan bersama unsur Forkopimcam Pamulihan dan BPBD Sumedang

“Kami sudah melaporkan peristiwa ini dan berharap ada bantuan bagi warga terdampak cuaca ekstrem di Desa Haurngombong,” katanya.

BPBD Sumedang Kirim Bantuan

Melalui Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Sumedang, Hendar menyampaikan pihaknya bergerak cepat menyalurkan bantuan atas instruksi Kepala BPBD Sumedang.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi cepat dan tepat, kami bisa memberikan kontribusi. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat,” ujarnya di lokasi Desa Haurngombong Kamis (4/12/2025)

Hendar menjelaskan percepatan penanganan ini terjadi karena informasi langsung diterima melalui jejaring desa, kecamatan, hingga layanan 112 BPBD Sumedang.

Menurutnya, intensitas bencana hidrometeorologi meningkat selama musim hujan ini, dengan fenomena alam ini tentunya diimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.

“Di musim penghujan ini, masyarakat harus lebih hati-hati. Jangan buang sampah sembarangan dan saling memberi informasi. Minimal kita lakukan mitigasi untuk keselamatan bersama di Kabupaten Sumedang,” kata Hendar.

Dalam kunjungannya itu, BPBD Sumedang dan juga Pemerintah Desa Haurngombong dibantu unsur Polsek Pamulihan dan Koramil Tanjungsari memperbaikinya atap rumah dan juga mendistribusikan langsung bantuan kepada warga terdampak cuaca ekstrem.***