Berita Terkini

Api Hanguskan Rumah di Tanjungsari Sumedang, Kerugian Tembus Rp350 Juta

Kondisi rumah terbakar di Dusun Pagaden Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari Sumedang
Kondisi rumah terbakar di Dusun Pagaden Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari Sumedang pada Jumat (6/3/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Suasana tenang di Dusun Pagaden, Desa Cinanjung, mendadak berubah mencekam pada Jumat malam (6/3/2026). Si jago merah melalap habis rumah permanen milik Andri Setiawan (35) saat warga mulai beranjak istirahat.

Percikan api dari korsleting listrik membakar habis bangunan rumah beserta harta benda di dalamnya.

Kronologi Api Mengamuk di Atap Rumah

Laporan kebakaran masuk ke meja piket Pos Damkar Tanjungsari tepat pukul 21:57 WIB. Tanpa membuang waktu, petugas langsung memacu armada menuju lokasi kejadian.

“Anggota kami langsung meluncur ke lokasi begitu menerima laporan untuk menjinakkan api,” ujar Aep Saepudin, Danru 3 Pos Damkar Tanjungsari.

Berdasarkan keterangan di lapangan, api pertama kali terlihat menjalar dari area atap. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya.

Selama satu jam penuh, Regu 3 Pos Damkar Tanjungsari bersama tim MAKO DISDAMKARMAT Sumedang menggempur kobaran api hingga benar-benar padam.

Pendinginan baru dinyatakan selesai pada pukul 23:15 WIB.

Puing Sisa Kebakaran: Rugi Ratusan Juta

Meski tim pemadam berhasil mencegah api merembet ke rumah tetangga, rumah milik Andri tidak terselamatkan sepenuhnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pemilik rumah menelan kerugian materiil hingga Rp350 juta akibat amukan si jago merah.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan menyentuh angka Rp350 juta,” ungkap Aep dengan nada prihatin.

Waspada Bahaya Laten Korsleting Listrik

Musibah ini menjadi pengingat pahit bagi warga Sumedang akan pentingnya keamanan instalasi listrik. Pihak Damkar pun memberikan imbauan keras agar masyarakat tidak lalai memeriksa kondisi kabel di rumah masing-masing.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada. Periksalah instalasi listrik secara berkala untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkas Aep.***