BANDUNG, Wplus62.com – Polda Jawa Barat membongkar praktik penipuan bermodus pengajuan lokasi titik koordinat dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Para pelaku nekat mencatut nama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, untuk memeras korban hingga miliaran rupiah.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol. Ade Sapari, mengungkapkan bahwa polisi bergerak setelah menerima laporan dari warga di Kota Banjar dan Cicendo, Kota Bandung.
Modus Jual Beli Titik Koordinat “Aspal”
Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka utama berinisial YRN menjanjikan korbannya akses untuk membuka portal koordinat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, tawaran tersebut memiliki syarat yang berat.
- Tarif Fantastis: Pelaku mematok harga Rp75 juta hingga Rp150 juta per titik koordinat.
- Dokumen Palsu: Untuk meyakinkan korban, tersangka menerbitkan ID SPPG palsu seolah-olah titik tersebut telah mendapat persetujuan resmi dari BGN.
- Pencatutan Nama: Tersangka mencatut nama Wakil Kepala BGN dengan mengaku punya akses khusus melalui sosok berinisial OK, yang mereka sebut sebagai keponakan pejabat tersebut.
“Pelaku menyanggupi pembukaan titik SPPG sesuai keinginan korban, asalkan mereka membayar. Kenyataannya, ID yang diberikan itu palsu,” tegas Ade Sapari di Mapolda Jabar, Selasa (19/5/2026).
Kerugian Mencapai Rp2 Miliar
Sejauh ini, polisi telah mengidentifikasi 13 korban tambahan yang terjebak dalam skema serupa. Tersangka mematok harga yang berbeda-beda setelah mempertimbangkan seberapa strategis atau padat titik lokasi pesanan para korban.
Para korban baru menyadari petaka ini pada 28 Desember 2025, ketika mereka gagal mengakses ID SPPG yang telah mereka beli dari tangan tersangka. Akibat aksi penipuan ini, total kerugian kolektif para korban mencapai hampir Rp2 miliar.
Tanggapan Badan Gizi Nasional (BGN)
Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memperjualbelikan titik koordinat dapur MBG.
Sony menjelaskan poin-poin penting terkait pengajuan dapur MBG:
- Gratis: BGN tidak memungut biaya sepeser pun dalam proses pengajuan permohonan dapur MBG.
- Sistem Online: Pihak BGN menjalankan seluruh proses secara transparan melalui sistem online resmi.
- Verifikasi Ketat: Tim ahli menentukan lokasi dapur MBG secara sistematis dan memverifikasi kelayakannya, bukan berdasarkan pesanan individu.
“Saya adalah korban pencatutan nama dalam kasus ini. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya jajaran Polda Jabar yang berhasil mengungkap modus penipuan ini sebelum memakan lebih banyak korban,” ujar Sony.
Empat Tersangka Resmi Ditahan
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochman, mengonfirmasi bahwa polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni:
- YRN (Yon Ramdan Nuryamin)
- AY (Anwar Yusuf)
- AN (Ali Nugraha)
- OSP (Okky Septian Pradana)
Selain mengamankan para tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar (screenshot) percakapan WhatsApp serta bukti transfer bank. Saat ini, kepolisian terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang menggunakan modus serupa di wilayah berbeda.***
