SUMEDANG, W+62.com– Pembukaan Adat Ngalaksa Rancakalong Kabupaten Sumedang yang digelar di Desa Rancakaong dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan pada Selasa (13/5/2025).
Dalam sambutannya, Wagub Jabar, Erwan Setiawan menyebutkan bahwa Adat Ngalaksa merupakan warisan budaya tak benda yang dimiliki Jawa Barat harus lebih ditingkatkan.
“Lebih dari 100 tahun adat Ngalaksa ini berlangsung untuk memperkuat adat dan budaya khususnya di Sumedang dan umumnya di Jawa Barat,”ungkapnya.
Dalam rangkaian Helaran adat Ngalaksa, sambung Erwan, ada berbagai kesenian yang ditampilkan diantaranya seni tarawangsa, beluk, kuda renggong, reak dan lainnya.
“Kedepan, agenda rutin Ini tentunya harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah dan provinsi,” katanya.
Dikatakan Wagub Jabar, dalam menjaga pelestarian budaya Ngalaksa Rancakalong ini, telah dilakukannya sejak dirinya menjabat Wakil Bupati Sumedang. Ia menyebutkan dari ratusan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional yang ada, sedikitnya baru 40 yang sudah masuk di WBTB.
“Ngalaksa sudah masuk dalam WBTB tingkat nasional dan ini harus terus dikembangkan agar warisan budaya ini tidak hilang ditelan zaman,”ujarnya.
Sementara itu, Wagub Jabar juga turut menari Tarawangsa bersama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dian Sukmara, Kabid Kebudayaan Disbudparpora Sumedang, M.Budi Akbar, Forkopimda serta Dirjen Kebudayaan Kemendikbud dan Rurukan Rancakalong.
Wagub Erwan menyampaikan rasa terima kasih kepada Rurukan di Rancakalong, Forkopimcam Rancakalong Sumedang yang tetap melestarikan tradisi Ngalaksa tersebut.
“Kedepan Helaran Ngalaksa ini harus lebih meriah lagi, dan tentunya dukungan dari Pemkab Sumedang dan Pemprov Jabar harus bisa mewujudkan itu,”pungkasnya.***
