Berita Terkini

Temu Pengusaha Tembakau Dalam Semarak Daun Emas Sumedang 2025

Tiga Kelompok Tani Tembakau mendapatkan bantuan dari Dinas Pertanian yang diserahkan Wakil Bupati Sumedang pada acara Semarak Daun Emas Sumedang 2025

SUMEDANG, W+62.COM– Pembukaan acara Semarak Daun Emas Sumedang 2025 yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila di Pusat Agrobisnis Pasar Tembakau Tanjungsari pada Jumat (29/8/2025) siang.

Sejumlah pelaku usaha bisnis tembakau hadir untuk turut menyemarakkan acara yang dirancang menjadi agenda tahunan sebagai sarana temu Pengusaha Tembakau dari berbagai daerah di pulau Jawa.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pertanian Sumedang , Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Timur, APTI Jabar, IPIHT Jabar dan organisasi dan perkumpulan tembakau lainnya serta Universitas Winaya Mukti mewakili perguruan tinggi.

Ketua penyelenggara kegiatan Semarak Daun Emas Sumedang 2025, Iwan Gustiawan dalam sambutannya menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk kreativitas ini dinamakan kegiatan temu pengusaha Tembakau dengan nama “Semarak Daun Emas Sumedang tahun 2025”.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dengan berbagai acara yang akan mempererat para penggiat bisnis tembakau dan komunitas tembakau lainnya,” ungkap Iwan.

Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila saat mengunjungi stand pameran tembakau bersama Kadis Pertanian serta Ketua APTI Jabar dan Sumedang pada acara Semarak Daun Emas Sumedang 2025

Kabid Tanaman Pangan itu menyebutkan berbagai kegiatan Semarak Daun Emas Sumedang 2025 antara lain; talk show, pameran produk unggulan, lomba rajang, lomba linting, serta lomba membuat cerutu.

“Harapannya, pelaku usaha tembakau mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai standar kualitas tembakau serta akan meningkatkan kerjasama antara pemerintah petani dan kelembagaannya,” katanya.

Optimalisasi Gudang dan Dana

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono dalam sambutannya menyampaikan ingin mengoptimalkan Resi Gudang dengan merehabilitasi keberadaan bangunan yang sudah ada di Pusat Agrobisnis Pasar Tembakau Tanjungsari.

“Hal itu dimaksudkan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga tembakau jangan sampai anjlok. Begitu juga bantuan bagi para petani khususnya untuk mendapatkan bantuan modal usaha berupa dana instan,” ungkap Tono.

Pasar tembakau Sumedang ini merupakan salah satunya di Jawa Barat, tambah Kadis Pertanian, bahkan di Indonesia maka dari itu banyak tantangan dalam komunitas di tempat ini terkait dengan harga, kemudian persaingan, rantai bisnis, faktor cuaca, regulasi dan pajak.

“Mudah-mudahan dengan adanya dukungan yang sangat serius, untuk bagaimana meningkatkan ekonomi dan pertumbuhan para petani,” katanya.

Tono berjanji, sesuai dengan arahan dari Bupati dan Wakil Bupati Sumedang agar melakukan berbagai upaya akselerasi program dari Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang.

“Segera akselerasi percepatan dari 10,1 dengan beliau (Bupati) beberapa bulan berdasarkan data statistik mencatat 12,2 mudah-mudahan tahun 2025-2026 kita bisa turun menjadi 7,12,” jelas Kadis.

Bantuan Untuk Petani Tembakau 

Sebelum membuka acara Semarak Daun Emas Sumedang 2025, Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan aktivitas petani dan pengusaha tembakau.

“Sebelum saya menjadi Wakil Bupati, saya sering berdiskusi bersama petani dan pelaku bisnis tembakau yang berada di Tanjungsari ini,” ungkap Wabup sambil menyebutkan nama salah seorang pelaku bisnis tembakau di Tanjungsari.

Dalam mengikuti perkembangan bisnis tembakau ini, lanjut Wabup Fajar, fluktuasi harga tembakau, kelangkaan pupuk dan lainnya, membuat problematika petani semakin besar.

“Oleh karena itu, ada 234 kelompok petani tembakau dari 25 kecamatan di Sumedang bisa menjadi petani yang makmur, padahal dua produk tembakau kita merupakan yang terbaik,” katanya.

Fajar menilai, keberpihakan pemerintah kepada petani khususnya tembakau sudah saatnya dilakukan. “Ini merupakan tantangan untuk Kadis Pertanian, kedepannya bagaimana nanti bantuan baik itu obat-obatan maupun alat dan mesin pertanian itu bisa merata dirasakan oleh seluruh asosiasi kelompok tani tembakau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, tiga Kelompok Tani mendapatkan bantuan dari Pemkab Sumedang, yang penyerahannya dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumedang.***