Berita Terkini

KDMP Syariah Mekarjaya Sumedang Masuk Nominasi Terbaik, Diluncurkan Presiden Prabowo Secara Virtual

SUMEDANG, W+62.com–Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang resmi dilaksanakan pada Senin, (21/7/2025).

Acara yang dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, secara virtual itu diikuti pula oleh seluruh pejabat Daerah Kabupaten Sumedang, serta Pemerintah Pusat yang secara resmi meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah di Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Utara yang dimulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui konferensi virtual.

Jajaran pejabat tinggi dari pusat dan daerah, termasuk Sekretaris Deputi IV Kementerian Ekonomi dan Pangan, Ketua Tim Sertifikasi Kemenkes RI, Bupati Sumedang, Kapolres Sumedang, jajaran TNI, Ketua DPRD, dan berbagai unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat.

Peluncuran KDMP ini, menandai langkah konkret dalam membangun ekonomi desa berbasis syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui koperasi ini, masyarakat diharapkan mendapatkan akses terhadap pembiayaan, distribusi logistik, dan penguatan ekonomi lokal.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, bersama Wakil Bupati mengikuti peluncuran Kelembagaan sebanyak 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dicanangkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat menghadiri Peluncuran secara resmi KDMP Syariah Mekarjaya yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto secara virtual pada Senin (21/7/2025)

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah menjadi salah satu dari 105 koperasi percontohan nasional yang telah aktif, sebelum peluncuran resmi.

Alhamdulillah, hari ini Pemda Sumedang bersama koperasi desa se-Sumedang menghadiri peluncuran koperasi merah putih yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo,” ungkap Bupati Sumedang.

Dan, sambung Bupati Dony, Sumedang patut berbangga karena Koperasi Desa Merah Putih Syariah Mekarjaya, yang menjadi salah satu dari 105 koperasi yang telah beroperasi dari total 80.000 yang diluncurkan secara nasional.

Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Gotong Royong

Bupati menegaskan, kehadiran koperasi menjadi instrumen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.  bukan hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tapi juga wadah gotong royong dan kemandirian masyarakat desa.

“Koperasi ini menjadi instrumen untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya anggota koperasi, dan membangkitkan kembali semangat gotong royong di desa,” ujar Bupati Dony.

Koperasi Merah Putih Syariah Mekarjaya menyediakan kebutuhan pokok seperti sembako, elpiji, dan pupuk dengan harga terjangkau. Uniknya, koperasi ini juga menyediakan layanan kesehatan seperti klinik dan apotek, serta jasa antar menggunakan kendaraan roda tiga agar lebih dekat dengan warga.

Tak hanya itu, koperasi juga bekerja sama dengan Dapur Gizi Nasional serta menampung dan memasarkan produk-produk unggulan desa, seperti pupuk organik, beras organik, dan berbagai produk khas Sumedang lainnya.

Bupati Dony menyampaikan harapannya agar Koperasi Merah Putih Syariah Mekarjaya bisa menjadi contoh bagi koperasi desa lainnya di Sumedang. Pihaknya bahkan telah menjadwalkan peluncuran koperasi serupa pada 24 Juli mendatang khusus untuk wilayah Kabupaten Sumedang.

“Kita ingin koperasi desa yang baru diluncurkan oleh Presiden benar-benar menjadi prioritas dan perhatian serius. Harus kita kawal, kita bimbing, hingga koperasi ini sukses. Kalau kopdes sukses, anggotanya sejahtera, masyarakat juga akan merasakan manfaatnya,” tegas Dony.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menyatakan siap mendukung secara penuh gerakan koperasi sebagai pilar ekonomi lokal. Pemda berkomitmen menjadikan koperasi sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat.

“Gerakan koperasi ini harus kita jaga dan perkuat. Karena melalui koperasi, kemandirian desa bukan hanya slogan, tapi dapat benar-benar terwujud,” pungkas Bupati.***