SUMEDANG, Wplus62.com – Suasana hening di Lapas Kelas IIB Sumedang mendadak pecah pada Senin (6/4/2026) malam. Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, dan BNNK Sumedang merangsek masuk ke blok hunian warga binaan. Bukan tanpa alasan, operasi besar-besaran ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus genderang perang terhadap peredaran narkoba dan barang terlarang (Halinar).
Ketegangan di Balik Jeruji: Petugas Sisir Tiap Sudut
Petugas gabungan menyisir setiap sudut kamar dengan teliti. Petugas membalik kasur, membongkar isi lemari, hingga menyisir celah-celah sempit yang menjadi tempat persembunyian favorit. Hasilnya, mereka menyita berbagai barang terlarang yang terselip di dalam sel.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIB Sumedang, Boy Naldo Gultom, memimpin langsung jalannya penggeledahan. Ia menunjukkan tumpukan barang bukti yang berhasil disita di hadapan media.
“Kami bersama jajaran TNI, Polri, dan BNN melaksanakan razia gabungan. Bisa dilihat, ini barang-barang yang tidak diperbolehkan ada di dalam kamar, seperti korek api, alat cukur, sikat gigi yang dimodifikasi, hingga sendok logam,” tegas Boy dengan nada bicara yang mantap.
Tes Urine Acak: Komitmen Zero Narkoba
Tak berhenti pada penggeledahan fisik, suasana kian menegang saat BNNK Sumedang mulai menyiapkan alat tes urine. Petugas mengambil sampel secara acak, baik dari warga binaan maupun petugas Lapas sendiri, guna memastikan tidak ada “main mata” dengan sindikat narkoba.
Hasilnya cukup melegakan. Boy mengonfirmasi bahwa seluruh sampel menunjukkan hasil negatif.
“Kami melakukan tes urine secara random. Hasilnya negatif, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba. Barang bukti narkotika pun nihil dalam razia kali ini,” tambahnya.
Langkah preventif ini bukan sekadar seremoni. Boy memastikan pihaknya menggelar razia rutin minimal empat kali dalam sebulan. Ia memperketat pengawasan dan membangun kolaborasi solid dengan aparat penegak hukum untuk menjaga integritas Lapas.
Dengan pengawasan ketat dan kolaborasi antar-aparat penegak hukum, Lapas Sumedang bertekad menjaga integritas dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari pengaruh gelap narkoba.***
