Berita Terkini
Tak Berkategori  

Selebrasi UMAR, Inovasi RSUD Sumedang Tak Sekadar Pelayanan Kesehatan

Launching Selebrasi UMAR yang digelar RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang berlangsung di Gedung Negara Sumedang pada Rabu (20/8/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah Sumedang menghadirkan sebuah inovasi pelayanan yang menawarkan bentuk lain bukan sekadar pelayanan kesehatan namun ada ruang ilmu pengetahuan.

Dalam acara launching yang berlangsung mewah di Gedung Negara Sumedang, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir hadir sekaligus meresmikan “Selebrasi UMAR” (Semangat Literasi Bersama Rumah Sakit Umar Wirahadikusumah), pada Rabu (20/8/2025).

Acara yang diselenggarakan oleh RSUD Umar Wirahadikusumah ini, turut dihadiri pula Wakil Bupati Sumedang, Forkopimda Sumedang, Ketua DPRD, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang menyampaikan bahwa RSUD Umar Wirahadikusumah kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga telah berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan, inspirasi, dan kemanusiaan.

“Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, melainkan juga keberanian mencari makna serta memahami kondisi dunia saat ini,” ungkap Bupati Dony.

Ia berpesan agar RSUD Umar Wirahadikusumah senantiasa memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pasien.

Dengan adanya launching “Selebrasi UMAR” ini, diharapkan semangat literasi dapat semakin tumbuh, tidak hanya di lingkungan rumah sakit tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Harapannya, RSUD Umar Wirahadikusumah dapat terus menjadi pelopor pelayanan kesehatan yang berdaya guna sekaligus berdaya inspirasi,” pungkasnya.

Pendekatan Literasi 

Sementara itu, Direktur RSUD Umar Wirahadikusumah, dr. Enceng, menegaskan bahwa “Selebrasi UMAR” merupakan inovasi rumah sakit untuk memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendekatan literasi.

“Kami yakin membaca akan menumbuhkan SDM yang lebih berkualitas sehingga pelayanan terhadap masyarakat berjalan optimal,” ujar dr. Enceng.

Menurutnya, program “Selebrasi UMAR” tidak hanya dirancang untuk meningkatkan budaya literasi di lingkungan rumah sakit, tetapi juga sebagai strategi meningkatkan kemampuan komunikasi karyawan terhadap pasien.

“Dengan literasi, karyawan tidak hanya sekadar menjalankan SOP, tapi pasien diajak untuk belajar bersama sehingga betul-betul memahami informasi kesehatan yang disampaikan,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, RSUD Umar berharap pasien yang datang tidak hanya memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga edukasi yang bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan kesadaran hidup sehat.***