Berita Terkini

Polisi Gerebek Pabrik Senpi Ilegal di Cipacing Sumedang: Pemasok Utama Senjata Kriminal Jakarta Terbongkar!

Tim Resmob Polda Metro Jaya mengamankan 5 orang pembuat senpi di Cipacing Sumedang

JAKARTA, W+62.COM- Tim Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat membongkar praktik industri rumahan (home industry) senjata api rakitan ilegal di Cipacing, Sumedang, Jawa Barat.

Polisi menggeledah sebuah rumah yang beralih fungsi menjadi bengkel pembuatan senjata mematikan bagi para penjahat.

Menelusuri Jejak Senjata di Ibukota

Pihak kepolisian memulai operasi ini setelah mengendus pola yang sama pada serangkaian kasus kriminal di Jakarta. Para pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya ternyata konsisten menggunakan senjata api rakitan yang mengarah pada satu sumber produksi di Jawa Barat.

“Kami mengembangkan kasus ini dari serangkaian aksi kejahatan di Jakarta. Para pelaku kedapatan selalu menggunakan senjata api rakitan dalam setiap aksinya,” ungkap AKP Pendi Wibisono, Panit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (11/1/2026).

Polisi Ringkus 5 Tersangka di Lokasi Berbeda

Petugas melakukan penyergapan taktis dan menciduk lima orang terduga pelaku berinisial IM, RA, RR, JS, dan SA. Aksi penangkapan ini berlangsung dramatis; polisi mengepung para pelaku mulai dari area parkir minimarket hingga di tengah jalanan.

Usai melumpuhkan para tersangka, polisi langsung merangsek masuk ke sebuah rumah di gang sempit yang menjadi pusat perakitan. Di sana, petugas membongkar lemari dan menggeledah sejumlah kotak penyimpanan untuk mencari barang bukti tersembunyi.

Menyita Ratusan Amunisi dan Alat Rakitan

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan berbagai barang bukti yang memperkuat dugaan praktik ilegal tersebut. Petugas mengamankan:

  • Unit senjata api rakitan yang sudah siap edar.
  • Mesin dan peralatan khusus untuk memproduksi komponen senpi.
  • Ratusan butir amunisi dengan berbagai kaliber.

“Kami juga menyita alat pembuat senpi serta ratusan amunisi. Saat ini, kami terus mendalami peran masing-masing pelaku dalam jaringan ini,” tegas AKP Pendi.

Polisi kini menggelandang seluruh tersangka ke Mapolda Metro Jaya. Tim penyidik fokus menggali informasi mengenai jalur distribusi senjata tersebut dan mengidentifikasi siapa saja yang telah membeli senjata api ilegal dari bengkel Cipacing ini.***