SUMEDANG, W+62.com– Kunjungan Wakil Bupati Sumedang, M.Fajar Aldila ke SMP Negeri 1 Tanjungsari Sumedang dalam rangka monitoring pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga sarana dan prasarana sekolah, disambut hangat oleh murid dan guru-guru pada Rabu (30/4/2025).
Dalam kunjungannya itu, Wabup Sumedang didampingi oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, yang diwakili oleh Sekdis, Dr. Eka Ganjar Kurniawan.
Wabup Fajar meninjau beberapa sarana dan prasarana sekolah serta memantau langsung pelaksanaan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga memberikan langsung makanan yang sudah siap dibagikan kepada masing-masing Ketua Kelas.
Dimulai dari kelas VII SMP Negeri 1, Wabup Fajar dengan gaya khas yang akrab menyapa kepada siswa seolah menjadi seorang Guru, yang disambut rombongan pendamping yang terdiri dari Dinas Pendidikan serta Forkopimcam Tanjungsari.
“Sesuai dengan tema menuju Generasi Emas dan Cerdas pada tahun 2045 nanti, sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Saya berharap program Makan Bergizi Gratis ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya dihadapan para siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjungsari.
Wabup Sumedang itu berpesan, agar siswa sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehingga apa yang diharapkan dari program ini dapat terwujud. Tak lupa, ia juga menitipkan agar seluruh siswa-siswi menjauhi narkoba serta judi online yang saat ini terjadi.
“Jangan ada lagi siswa-siswi yang bersentuhan dengan Narkoba dan judi online. Semangat belajar dan mengejar cita-cita untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” tegasnya.
Cek Kelayakan Toilet Sekolah
Usai mengunjungi kelas, Wabup Fajar didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Dr. Eka Ganjar Kurniawan dan Kabid Sapras, Indra Wahyudinata serta Camat Tanjungsari, Deni Nurdani Supandi menyampaikan tujuan dari kegiatan peninjauan program MBG dan sarana dan prasarana sekolah SMP Negeri 1 Tanjungsari.
“Alhamdulillah hari ini saya kembali melakukan peninjauan pelaksanaan MBG dan sarana dan prasarana di sekolah. Terlebih sesuai amanat Pak Bupati lebih pada kelayakan sarana dan prasarana sekolah khususnya toilet,” ungkap Wabup Fajar kepada awak media.
Fajar menyebutkan, jika secara sepintas terlihat di SMP Negeri 1 Tanjungsari, sarana dan prasarana sudah terpenuhi. Seperti halnya pengelolaan sampah, dan sarana lainnya sudah ada, namun sesuai dengan amanat Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang menegaskan kelayakan sarana toilet di sekolah.
Wabup Fajar juga menyebutkan bahwa interaksi dengan siswa-siswi di SMP Negeri 1 Tanjungsari bagian dari edukasi juga.
“Harapan kami saat ini adalah bagaimana program MBG ini dapat terlaksana secara merata. Karena masih keterbatasan dapur dan sarana transportasinya untuk menunjang sekolah-sekolah di pelosok,”ujarnya.
Tak Mau Terburu-buru
Selain itu pula, sambung Wabup Fajar, masalah MBG ini tidak terlepas dari uji klinis terhadap makanan. “Jadi kami tak mau terburu-buru juga dengan ketersediaan dapur. Karena yang diperhitungkan dalam program MBG ini adalah masalah klinis terhadap makanan yang diberikan,”jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan yang dipaksakan secara terburu-buru, tambah Wabup, ini menyebabkan hal yang kurang baik juga. Oleh karena itu, kita ikuti saja apa yang menjadi kewenangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Ini amit-amit ya, kita tidak berharap adanya makanan yang keracunan dan makanan dengan gizi yang kurang baik bagi anak-anak sekolah di Sumedang,”ungkapnya.
Oleh sebab itu, tambah Wabup, ia beberapa kali sampaikan kepada penyedia bagi program MBG ini, untuk memperhatikan pula kesehatan dan pekerja di dapur MBG, agar higienitas makanan yang dihasilkan baik juga.
“Setiap evaluasi dalam program MBG sering saya sampaikan kesehatan pekerja yang bekerja dari sore hingga subuh sebelum makanan itu didistribusikan,”katanya.
Begitu juga dengan pemanfaatan pasokan bahan pokok, sambung Wabup, agar lebih memprioritaskan UMKM yang ada di wilayah sekitarnya, agar peningkatan secara ekonomi masyarakat sekitar juga turut terbantu.***
