SUMEDANG, W+62.COM– Kabupaten Sumedang kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir transformasi digital di Indonesia. Tepat hari ini, Rabu (7/1/2026), Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meresmikan Smart Pole (tiang pintar) terintegrasi pertama di tanah air yang berlokasi di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Sumedang.
Bukan sekadar tiang lampu biasa, infrastruktur canggih hasil kolaborasi dengan PT Alita Praya Mitra ini menjadi senjata baru Pemkab Sumedang dalam memperkuat ekosistem Smart City.
Dilengkapi Drone Patroli Otomatis
Keunggulan utama yang mencuri perhatian adalah hadirnya drone patroli yang tertanam langsung di Smart Pole. Drone ini mampu memantau lingkungan dalam radius satu kilometer dan dijadwalkan terbang otomatis empat kali sehari.
“Drone ini akan memonitor wilayah untuk mencegah kriminalitas, mendeteksi kebakaran, hingga memantau potensi bencana. Data dari drone langsung dikirim ke Command Center,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir.

Satu Tiang, Segudang Fungsi
Selain drone, Smart Pole Sumedang mengintegrasikan berbagai perangkat teknologi masa depan dalam satu struktur modular:
- CCTV Pintar: Untuk pengawasan keamanan 24 jam.
- Papan Reklame Digital: Sebagai sarana informasi publik dan pengumuman pemerintah.
- Sensor Kualitas Udara: Memantau polusi dan kondisi lingkungan secara real-time.
- EV Charging Station: Fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik.
- Pengeras Suara Publik: Untuk peringatan dini bencana atau imbauan ketertiban.
Terhubung Langsung ke Layanan Darurat 112
Bupati Dony menegaskan bahwa seluruh sistem di tiang pintar ini telah terhubung dengan Sumedang Command Center dan layanan darurat 112. Artinya, jika sensor atau drone mendeteksi gangguan keamanan atau kesehatan, petugas medis dan pemadam kebakaran bisa langsung dikerahkan ke lokasi.
“Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan layanan publik yang modern dan efektif. Kami berencana mengembangkan Smart Pole ini hingga ke seluruh kecamatan di Sumedang,”
Simbol Sinergi Teknologi dan Visi Daerah
Direktur Utama PT Alita Praya Mitra, Joseph Lumban Gaol, menyebut proyek percontohan ini sebagai langkah besar menuju masa depan kota digital. Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
“Smart Pole adalah fondasi kota cerdas. Dengan konektivitas yang kuat dan data yang akurat, Sumedang kini memiliki landasan kokoh untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat sasaran,” ungkap Joseph.
Dengan peresmian ini, Sumedang tidak hanya sekadar mengikuti zaman, tetapi menjadi standar baru bagi kota-kota lain di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi demi keamanan dan kenyamanan warga.***













