Berita Terkini

Kronologi Proses Evakuasi Korban Tertimbun Longsor Cisempur Jatinangor

Tim SAR Gabungan evakuasi salah satu korban meninggal longsor Cisempur Jatinangor Sumedang pada Jumat (2/1/2026)

SUMEDANG, W+62.COM– Evakuasi pekerja konstruksi pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) dalam proyek pembuatan lapangan Mini Soccer di kawasan Shakghan Butik Dusun Wates RT 01 / RW 01 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, telah berhasil pada Jumat malam (2/1/2026)

Enam orang korban yang tertimbun longsor tanah berhasil dievakuasi petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Sumedang, Brimob Polda Jabar, Koramil Jatinangor serta unsur Pemerintahan Desa Cisempur.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, menjelaskan, kejadian bermula ketika salah satu pekerja merasakan adanya pergeseran tanah sebelum akhirnya longsor terjadi.

“Sebelum kejadian salah satu pekerja yang berada di atas merasakan tanah mulai bergerak. Namun longsor terjadi secara tiba-tiba sehingga para pekerja yang berada di bawah tidak sempat menyelamatkan diri,” ujar Kapolsek Jatinangor.

Dalam peristiwa itu, 2 orang Korban selamat yakni; Ahmid ayah Dahlan (71) berhasil dievakuasi pada pukul 14.00 WIB. Serta, Dian adik Dahlan (43) berhasil di evakuasi pada pukul 15.30 WIB warga RT. 04/05 Desa Cisempur Jatinangor. Keduanya langsung dibawa ke RS UNPAD.

Adapun evakuasi korban meninggal, sempat terhenti karena hujan turun. Dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.

Berikut data korban meninggal dunia dalam tragedi longsor Cisempur;

Tamim/ Ade (61) warga Babakan Harja 07/01 Desa Cileunyi Wetan berhasil dievakuasi pukul 16.55 WIB.

Hadmi Gunawan/ Ujang (48) Desa Rancaekek Wetan, berhasil dievakuasi pukul 18.05 WIB.

Irpan Kurniadi (31) warga Desa Cileunyi Wetan, Kp Kara 05/02 berhasil dievakuasi pukul 18.48 WIB.

Heri Firmansah (46) Desa Cisempur Jatinangor Sumedang, berhasil dievakuasi pukul 19.07 WIB.

Dengan peristiwa ini, Polres Sumedang melalui Wakapolres Sumedang, Kompol Sungkowo menyatakan turut berbelasungkawa terhadap keluarga korban.

Ia menghimbau kepada para pelaksana proyek untuk tetap memerhatikan keselamatan kerja dan tentunya harus memperhatikan pula kajian teknis dari institusi terkait.***