Berita Terkini

Apresiasi Pengabdian, Pemkab Sumedang Cairkan Insentif untuk 9.765 Kader Posyandu

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyerahkan insentif bagi 9.765 Kader Posyandu di Aula Tampomas pada Senin (9/3/2026)
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyerahkan insentif bagi 9.765 Kader Posyandu di Aula Tampomas pada Senin (9/3/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang resmi menyalurkan insentif kepada 9.765 kader Posyandu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat. Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis dalam acara Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu di Aula Tampomas, Senin (9/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati Dony menegaskan bahwa kader Posyandu adalah pahlawan kesehatan yang bergerak langsung di lapangan. Mereka mengawal kesehatan warga mulai dari masa kehamilan hingga pemantauan tumbuh kembang balita.

Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat

Bupati menyaksikan sendiri bagaimana para kader bekerja keras memastikan program kesehatan berjalan maksimal di tingkat akar rumput.

“Ibu-ibu kader ini adalah ujung tombak kami. Mereka memonitor stunting, memantau gizi, hingga memastikan imunisasi berjalan lancar di tengah masyarakat,” ujar Dony.

Ia menambahkan bahwa kualitas generasi masa depan Kabupaten Sumedang sangat bergantung pada peran aktif para kader ini. Menurutnya, masa depan daerah berada di tangan mereka yang mengabdi dengan ikhlas demi menciptakan masyarakat yang sehat.

Optimalisasi Teknologi dan Kapasitas Diri

Selain memberikan insentif, Bupati Dony mendorong para kader untuk terus mengasah kemampuan. Ia meminta mereka memanfaatkan berbagai pelatihan agar kualitas pelayanan publik semakin meningkat.

Beberapa poin penting yang ditekankan Bupati antara lain:

  • Peningkatan Kapasitas: Kader harus terus belajar mengikuti perkembangan ilmu kesehatan.
  • Digitalisasi: Mengaktifkan kembali aplikasi dan sistem pendukung penanganan stunting secara optimal.
  • Etos Kerja: Menjaga semangat dan kebahagiaan dalam melayani masyarakat.

“Kita sendiri yang memegang kendali atas kebahagiaan kita dalam mengabdi. Jika kita bahagia, pelayanan kepada masyarakat pun akan jauh lebih baik,” imbuhnya.

Simbol Semangat Baru

Penyerahan insentif secara simbolis kepada tiga orang perwakilan kader menjadi penutup sekaligus momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. Langkah ini diharapkan mampu memacu motivasi para kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di Sumedang.***