BANDUNG, Wplus62.com – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Sonia Sugian, tampil sebagai sosok sentral dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat di The Trans Luxury Hotel, Bandung. Sonia mengemban misi strategis DPP guna mengawal transisi kepemimpinan Golkar Jabar tanpa celah.
Misi Pengawalan Mandat Pusat
Sonia Sugian mengonfirmasi bahwa kehadirannya membawa surat tugas resmi dari DPP Partai Golkar. Ia bergabung dalam tim elite beranggotakan 13 orang yang bertugas memantau jalannya dinamika politik dalam forum tertinggi tingkat provinsi tersebut.
“Saya hadir mengemban amanat DPP sebagai wakil bendahara umum tim pemantau. Tugas kami jelas: mengawal dan memastikan seluruh tahapan Musda XI ini berjalan sesuai koridor organisasi,” tegas Sonia di sela-sela kepadatan agenda sidang pleno.
Sonia Sugian: Persatuan Harga Mati!
Sonia menyoroti persaingan kursi panas Ketua DPD yang mempertemukan Daniel Muttaqin dan Ahmad Hidayat dengan penekanan pada etika politik. Menyikapi rivalitas Daniel Muttaqin dan Ahmad Hidayat, Sonia menekankan pentingnya etika politik. Sebab itu, ia mendorong pemimpin baru untuk merangkul seluruh elemen partai demi menjaga kesatuan.
“Dinamika itu biasa, tapi soliditas adalah harga mati. Kita menghadapi persaingan politik yang semakin sengit ke depan. Golkar Jawa Barat butuh pemimpin yang mampu menjaga api semangat kader di akar rumput,” tambahnya dengan nada lugas.
Target Kemenangan Total 2029
Selain itu, Sonia juga menantang kepemimpinan baru untuk melampaui prestasi yang telah ditorehkan kepengurusan sebelumnya. Sebagai salah satu lumbung suara terbesar nasional, Jawa Barat memikul beban besar untuk memenangkan Golkar secara total pada Pemilu 2029 mendatang.
“Kita tidak boleh puas hanya dengan bertahan. Pemimpin baru harus mampu meningkatkan prestasi partai. Golkar Jawa Barat harus tetap menjadi juara dan barometer politik nasional!” seru Sonia menutup wawancara.
Kehadiran Sonia Sugian sebagai “mata dan telinga” DPP di Musda XI ini mengirimkan sinyal kuat bahwa pusat memberikan perhatian ekstra terhadap stabilitas politik di Jawa Barat.***
