Berita Terkini
Tak Berkategori  

Pj Bupati Sumedang: Desa Kutamandiri Punya Kans Bersaing di Jabar Dalam Program P2WKSS

oppo_0

SUMEDANG, W+62.com– Penjabat (Pj) Bupati Sumedang, Yudia Ramli mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Desa Kutamandiri masuk dalam penilaian akhir program P2WKSS di Jawa Barat.

Yudia menjamin, pelaksanaan P2WKSS di Desa Kutamandiri dinilai sangat baik. Hal itu ditunjukkan dalam video yang ditampilkan sebagai laporan progres.

“Saya sebagai Pj Bupati Sumedang, menjadi saksi bahwa di Sumedang sinergitas yang ditunjukkan baik dari Pemerintah Desa hingga Kepala Dinas sangat baik,” katanya.

Contohnya saja, lanjut Yudia, pada awal ke Desa Kutamandiri saat dimulainya program P2WKSS, Kades dan Camat bersinergi membina 100 wanita untuk dijadikan agen perubahan peningkatan kesejahteraan.

“Bukan hanya itu, dalam program penurunan angka kemiskinan, dulu itu 36 KK masuk dalam KK miskin ekstrim, dan sekarang tersisa 9. Camat beserta Kades berjanji di akhir tahun ini akan menjadi nol KK miskin ekstrim,” tuturnya.

Sungguh komitmen yang sangat luar biasa, tambah Yudia, berharap pencapaian ini dapat diikuti oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Sumedang.

Pada kesempatan akhir kegiatan itu, Pj Bupati Sumedang berkesempatan mencicipi makanan olahan hasil kreasi dari program P2WKSS di Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari Sumedang.

Penyerahan dokumen P2WKSS Desa Kutamandiri kepada Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat di Aula Desa Kutamandiri Tanjungsari Sumedang pada Selasa 3 Desember 2024

Sementara itu, tim verifikasi tingkat Jawa Barat mulai melakukan tugasnya, dengan memberikan pertanyaan dan penjelasan kepada peserta program.

“Saya yakin, Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari, memiliki kans untuk bisa bersaing dengan desa lainnya di Provinsi Jawa Barat,”ujarnya dihadapan para wartawan.

Hal itu, lanjut Yudia, berdasarkan pada ungkapan Kepala DP3AKB Jabar yang menyebutkan hanya desa yang memiliki kans saja yang dilakukan penilaian akhir.

Saat ditanya terkait reward atau penghargaan, Yudia menjawab belum tahu apa bentuk penghargaan atau reward dari Provinsi Jawa Barat.

“Kita belum tahu reward nya berupa apa, entah piala, penghargaan atau insentif, yang jelas kita berusaha menjadi yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Yudia.***