Berita Terkini
Tak Berkategori  

Pemkab dan Kementerian PUPR Siapkan Langkah Penanganan Dampak Disposal Cihamerang Sumedang

Sekda Sumedang, Tuti Ruswati saat menerima tim survei dari Kementerian PUPR dan sejumlah pihak yang terkait penanganan Bendung Cihamerang, Sukasirnarasa Sumedang pada Rabu (6/8/2025)

SUMEDANG, W+62.com– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan survei lapangan di Blok Cihamerang, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang pada Rabu (6/8/2025).

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Survei ini dilakukan guna menindaklanjuti dampak dari disposal proyek pembangunan Jalan Tol Cisumdawu serta menentukan langkah-langkah penanganan yang lebih efektif.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dalam kegiatan ini tampak hadir perwakilan Kementerian PUPR dari BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, BBWS Cimanuk Cisanggarung, CKJT, Dinas Perkim Sumedang, BPBD, Dinas PUTR, Dinas LHK, Forkopimcam Rancakalong, Kepala Desa Sukasirnarasa, serta Ketua BPD.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menyampaikan bahwa penanganan dampak disposal Cihamerang akan dilakukan berdasarkan kajian terbaru dari Badan Hidrologi Geologi Kajian Teknik (BHGKT).

“Sudah ada solusi dengan rencana jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk jangka pendek, karena musim kemarau, kita akan lakukan pengeringan dengan pompanisasi,” jelas Tuti dihadapan wartawan.

Sekda Sumedang, Tuti Ruswati didampingi Satker Pelaksanaan Bebas Jalan Hambatan Kementerian PUPR, Kiki Yunita

Ia menambahkan, Kementerian PUPR akan memetakan akses jalan untuk masuknya alat berat serta menentukan titik dudukan pompa.

“Mudah-mudahan, jika cuaca mendukung, dalam 16 hari, bendung dampak disposal Cihamerang bisa diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga  Pemerintah Telah Menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh Pada 31 Maret 2025

Tahap Krusial 

Sementara itu, Satker Pelaksanaan Bebas Jalan Hambatan Kementerian PUPR, Kiki Yunita, menjelaskan bahwa tahap awal yang krusial adalah memastikan lokasi penempatan pompa agar berfungsi optimal.

“Kalau akses jalan sudah siap, pemompaan bisa langsung dilakukan. Targetnya, jika tidak ada hujan, proses ini bisa selesai dalam 16 hari,” katanya.

Kiki juga menambahkan, pihaknya berupaya memulai pekerjaan di lapangan pada bulan ini, memanfaatkan rendahnya curah hujan agar pelaksanaan aman dan lancar.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukasirnarasa, Aep Daso Koswara, meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengkaji ulang rencana penyedotan air di Blok Cihamerang, Dusun Ciledug, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong.

Hal itu ia sampaikan saat mendampingi survei lapangan penanganan dampak disposal pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.

Menurut Aep, penyedotan dinilai kurang efektif karena di lokasi sudah ada sodetan pembuangan air sementara. Ia khawatir langkah tersebut justru memicu bencana baru.

“Sekarang air masih penuh, sudah ada retakan, dan di atasnya terdapat 45 kepala keluarga. Kalau air turun tiba-tiba, tebing bisa longsor dan menyeret pemukiman. Ini menyangkut nyawa orang,” tegasnya.

Baca Juga  Meski Hujan Mengguyur, Shalawat dan Doa Bersama Pilkada 2024 Berlangsung Khidmat

Aep menyebut longsoran disposal sudah terjadi sejak lima tahun terakhir, meski awalnya mulai bermasalah tujuh tahun lalu.

Bantuan yang pernah diberikan kepada warga terdampak dinilai tidak sesuai harapan. Selain itu, pergantian petugas survei dari pihak kementerian membuat penanganan di lapangan kurang konsisten.

Berdasarkan data desa, terdapat 61 kepala keluarga yang lahannya dan pemukimannya terancam terdampak bencana. Warga mengajukan tiga usulan: pertama, jika lahan akan dibebaskan, lakukan secara adil; kedua, jika dibuat saluran baru, pastikan aman dan tidak menimbulkan bencana; ketiga, bangun Tembok Penahan Tebing (TPT) agar debit air terkendali dan tebing tetap kuat.

Sementara itu, Camat Rancakalong Cecep Supriatna menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penanganan yang dilakukan pemerintah pusat.

“Kami bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait hadir untuk meninjau langsung. Kami berharap permasalahan di Cihamerang bisa segera selesai dengan cara yang baik dan menghasilkan solusi terbaik bagi warga,” ujarnya.

Survei lapangan ini dihadiri jajaran Kementerian PUPR BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, BBWS Cimanuk Cisanggarung, CKJT, Dinas Perkim Sumedang, BPBD, Dinas PUTR, Dinas LHK, Forkopimcam Rancakalong, Kepala Desa Sukasirnarasa, serta Ketua BPD.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima