JAKARTA, W+62.com- Pemerintah melalui Kementerian Agama, telah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijrah jatuh pada 31 Maret 2025. Hal itu diputuskan dalam sidang isbat yang berlangsung Sabtu (29/3/2025).
Sebelum sidang isbat dilakukan, tim unifikasi kalender hijriah Kemenag memaparkan, posisi bulan berdasarkan metode hisab. Selain itu pula berdasarkan pemantauan hilal dilakukan di 33 titik di seluruh Indonesia.
“Berdasarkan beberapa pemantauan dan pengamatan di 33 daerah di Indonesia, pada hari ini tidak ada satu daerah pun menunjukan ketinggian hilal,”ungkap Menteri Agama.
Adapun, tambah Menteri Agama, pemantauan di Provinsi Bali, tidak dilakukan mengingat saat ini umat Hindu tengah merayakan Hari Raya Nyepi.
Hasil pemantauan ini, menjadi dasar dalam sidang isbat untuk menetapkan awal Syawal.
Dalam penentuan itu, Kemenag menggunakan kriteria MABIMS atau kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menentukan masuknya bulan hijriah, yaitu ketinggian hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.
Keputusan sidang isbat hari ini sama dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan Idul Fitri 1446 H jatuh pada 31 Maret 2025. Itu berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.***
