Berita Terkini

Menjemput Berkah di Penghujung Malam: Kumpulan Doa dan Amalan Sahur Sesuai Sunnah

Wplus62.com — Waktu sahur bukan sekadar momen mengisi tenaga sebelum berpuasa seharian. Bagi seorang Muslim, sepertiga malam terakhir adalah waktu emas di mana pintu langit terbuka lebar. Rasulullah SAW menegaskan bahwa dalam aktivitas makan sahur terdapat keberkahan yang besar.

Agar santap sahur Anda tidak sekadar menjadi kegiatan makan biasa, berikut adalah panduan doa dan amalan cerdas berdasarkan hadits sahih untuk meraih pahala maksimal.

1. Menanamkan Niat yang Kuat

Niat merupakan ruh dari setiap ibadah. Meski niat letaknya di dalam hati, memantapkannya saat sahur memastikan puasa Anda sah secara syariat.

Amalan: Pastikan Anda menyengaja bangun untuk berpuasa karena Allah SWT.

Landasan Hadits:

  • “Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i).

2. Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Makan

Layaknya makan pada umumnya, mulailah sahur dengan menyebut nama Allah. Aktivitas ini mengubah kegiatan biologis menjadi nilai ibadah.

Doa Sebelum Makan: Bismillah (Dengan menyebut nama Allah).

Doa Sesudah Makan:

  • Alhamdu lillahil ladzi ath’amani hadza wa razaqanihi min ghairi haulin minni wala quwwatin.

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan upaya dariku.” (HR. Abu Dawud).

3. Mengonsumsi Kurma (Tamr)

Rasulullah SAW memberikan rekomendasi menu terbaik saat sahur. Selain sehat secara medis karena mengandung gula alami yang stabil, mengonsumsi kurma saat sahur adalah menjalankan sunnah.

Landasan Hadits:

  • “Sebaik-baik sahur seorang mukmin adalah kurma.” (HR. Abu Dawud).

4. Meraih Keberkahan dengan “Mengakhirkan Sahur”

Islam menyukai kemudahan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menyantap sahur mendekati waktu subuh (imsak). Hal ini bertujuan agar kondisi fisik tetap prima saat memulai puasa.

Landasan Hadits:

  • Anas bin Malik meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit bahwa mereka makan sahur bersama Nabi, kemudian bangkit untuk salat. Jarak antara keduanya adalah sekitar bacaan 50 ayat Al-Qur’an. (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Memperbanyak Istighfar dan Doa di Waktu Sahur

Inilah rahasia terbesar waktu sahur. Allah SWT memuji hamba-Nya yang memohon ampunan di penghujung malam. Ini adalah waktu Mustajab (waktu di mana doa sulit tertolak).

Amalan Utama: Sisihkan waktu 10-15 menit sebelum subuh untuk beristighfar dan berdoa secara personal.

Landasan Al-Qur’an:

  • “…dan orang-orang yang meminta ampun (beristighfar) di waktu sahur.” (QS. Ali Imran: 17).

Landasan Hadits:

  • “Rabb kita turun ke langit dunia sepertiga malam yang terakhir dan berfirman: ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni.'” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sahur adalah pembeda antara puasa umat Islam dengan ahli kitab. Dengan mengamalkan poin-poin di atas, Anda tidak hanya mendapatkan kekuatan fisik, tetapi juga ketenangan jiwa dan limpahan pahala. Mari manfaatkan setiap detik di meja sahur untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.***

*Tabel amalan sahur di bulan Ramadan

Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan Al Fajr (Pelajar SMAIT Insan Sejahtera Kelas XII) tinggal di Tanjungsari Sumedang.