SUMEDANG, W+62.com- Pelaksanaan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari Sumedang, memasuki babak verifikasi akhir dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 3 Desember 2024.
Acara yang dihadiri oleh Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat bersama stakeholder dan Verifikator, Pj Bupati Sumedang yang hadir bersama Ketua TP PKK, para Kepala Dinas terkait, Forkopimcam Tanjungsari, serta jajaran organisasi Sekoper Cinta Kabupaten Sumedang.
Penyambutan rombongan di Aula Desa Kutamandiri, disuguhkan dengan Pencak Silat, yang diperagakan oleh ibu-ibu dari Padepokan Gagak Lawung Surya Koncara dari desa Kutamandiri.
Dalam pemaparan/ ekspose yang disampaikan baik yang dibacakan oleh Ketua TP PKK Desa Kutamandiri, Eros Rosmini maupun tampilan video progres pelaksanaan P2WKSS di Desa Kutamandiri.
Pada kesempatan memberikan sambutan, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gervianti mengapresiasi pelaksanaan P2WKSS di Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari Sumedang.

“Luar biasa, selain dari upaya yang dilakukan oleh warga Kecamatan Tanjungsari khususnya Desa Kutamandiri, ternyata Kepala Desanya pun perempuan,” puji Siska dalam sambutan.
Ia menyebut, dalam program P2WKSS ini, tujuannya ingin meningkatkan Indeks Pembangunan Gender di Kabupaten/ kota.
“Saat ini memang masih ada ‘gap‘. Begitu juga dengan indeks pemberdayaan gender, saat ini kita ingin kaum wanita memiliki peran strategis dalam kepemimpinan,” katanya.
Fokus Indeks Pembangunan Gender
Siska juga menyinggung, di Kabupaten Sumedang ini keterwakilan perempuan dalam parlemen di Jabar cukup mewakili.
Dan yang ketiga, lanjut Siska, dalam program P2WKSS ini ingin tumbuhnya sumbangan pendapatan bagi perempuan. “Hal ini sangat penting mengingat problematika Pinjol, “Bank Emok” dan renten masih menjadi permasalahan di Jawa Barat,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan verifikasi akhir program P2WKSS ini, Kepala DP3AKB Provinsi Jabar itu menyebutkan tidak semuanya dikunjungi, melainkan hanya desa-desa yang memiliki kans menjadi unggulan.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Siska mengapresiasi penampilan Pencak Silat ibu-ibu yang disuguhkan, dan berharap seluruh kaum wanita di Kutamandiri bisa melakukannya agar tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan.***