Berita Terkini
Tak Berkategori  

Anggaran Muskerkab II FKBPD Sumedang Jadi Bumerang, Gagara Hibah Pemkab Rp 100 Juta. Begini Penjelasan Ketua Forum

Ketua Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) Kabupaten Sumedang, Asep Suryana menyampaikan klarifikasi terkait anggaran pelaksanaan Muskerkab II tahun 2025

SUMEDANG, W+62.COM– Kabar miring terkait penyelenggaraan Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) II Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) Kabupaten Sumedang yang digelar pada Rabu (10/12/2025) kemarin.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kabar terkait anggaran pelaksanaan Muskerkab II FKBPD Sumedang itu dianggap fantastis, yakni Rp. 100juta dari Hibah Pemkab Sumedang, belum lagi iuran dari Pemerintah Desa se-kabupaten Sumedang sekira Rp. 250ribu per desa.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Salah seorang Ketua BPD dari Kecamatan Tanjungsari, Aam Permana membenarkan adanya iuran untuk penyelenggaraan Muskerkab II FKBPD sebesar Rp 250ribu.

“Betul, memang kami (Ketua dan Wakil/Sekretaris) BPD diminta untuk iuran kegiatan itu sebesar Rp 250ribu/desa,” ujarnya yang dihubungi melalui WhatsApp pada Kamis (11/12/2025).

Baca Juga  Dony Ahmad Munir: Pemangkasan Anggaran Sangat Membantu Kami Fokus Wujudkan Pembangunan Infrastruktur di Sumedang

Aam menyebutkan, kegiatan yang digelar tersebut sebagai bagian dari program kerja BPD di tingkat Kabupaten Sumedang melalui FKBPD.

Namun, Aam tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap penyelenggara kegiatan Muskerkab II itu.

“Kekecewaan saya pada Muskerkab II FKBPD itu, karena tidak dihadiri Bupati Sumedang, padahal informasi sebelumnya kegiatan itu akan gebyar, malah akan dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Gubernur, Sekda ataupun Bupati Sumedang,”katanya.

Belum lagi, sambung Aam, pada Muskerkab II FKBPD Sumedang itu, sejumlah anggota BPD informasinya akan mempertanyakan kenaikan insentif, yang dijanji Bupati Sumedang.

“Yang beredar itu isunya, ya tapi tidak terjawab. Akhirnya muncul kekecewaan,”ungkapnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto Minta Pilkada Langsung Dikaji Ulang, Anggarannya Habiskan Puluhan Triliun Dalam Sekejap

Namun demikian, kabar besarnya anggaran penyelenggaraan Muskerkab II FKBPD Sumedang saat ini, ia berharap ada transparan dari penyelenggara, yaitu disampaikan pada saat Muskerkab II akan dimulai.

“Bagusnya disampaikan ToT-nya, termasuk anggaran kegiatan dan sumbernya. Toh ini juga menyangkut kompetensi jabatan di BPD,” jelasnya.

Dengan adanya sorotan Muskerkab II FKBPD Sumedang saat ini, Aam berharap menjadi kritik membangun bagi Forum BPD untuk lebih solid dan amanah dimasa yang akan datang.

Muskerkab II FKBPD Sumedang tahun 2025 yang digelar di Islamic Center Sumedang pada Rabu (10/12/2025) menjadi sorotan terkait anggaran Hibah Pemkab Sumedang Rp. 100juta

Klarifikasi Ketua FKBPD Sumedang 

Menyikapi kabar miring tentang penyelenggaraan Muskerkab II FKBPD Sumedang, terkait anggaran pelaksanaan itu, Ketua FKBPD Sumedang, Asep Suryana yang dihubungi W+62.com pada Kamis malam (11/12/2025) menuturkan klarifikasi akan hal itu.

“Memang benar untuk pelaksanaan Muskerkab II FKBPD Sumedang tahun 2025 ini ada iuran dari BPD se-Kabupaten Sumedang sebesar Rp 250 per desa dan hibah dari Pemkab Rp 100juta,” katanya.

Baca Juga  Wakil Walikota dan Anggota DPRD Kota Bandung Tersandung Korupsi Pengadaan Barang, Kini Ditetapkan Tersangka Oleh Kejari

Namun demikian, panitia penyelenggara belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban hasil kegiatan Muskerkab II FKBPD Sumedang.

“Penggunaan anggaran kegiatan itu baru kemarin, jadi kalaupun saat ini panitia belum menyampaikan termasuk hal yang wajar,” ujarnya.

Asep Suryana menjelaskan, iuran dari BPD Rp 250ribu per desa itu sebagian dikeluarkan sebagai pengganti transport juga bagi peserta Muskerkab II. Sedangkan untuk dana Hibah dari Pemkab, itu baru mendapatkannya sebelum hari H.

“Informasi anggaran Hibah Rp 100 juta itu baru didapatkan menjelang pelaksanaan kegiatan Muskerkab II. Jadi ya kita masih menjalani sesuai yang direncanakan awal,”jelasnya.

Menurut Asep, ada perbedaan penyelenggaraan Muskerkab 1 tahun 2023 dengan yang berlangsung pada Muskerkab II, yakni jumlah peserta.

Baca Juga  Di Kemeriahan Hari Desa Nasional 2025, Tiga Menteri Kabinet Prabowo Hadiri Musyawarah Desa di Sumedang

“Pada Muskerkab 1 tahun 2023 diikuti oleh 1 orang peserta sedangkan tahun 2025 ini 2 orang. Kemarin itu diikuti sekira 600 peserta Muskerkab II FKBPD Sumedang,”ujarnya.

Asep Suryana menambahkan, pada penyelenggaraan Muskerkab 1, penyelenggara kekurangan anggaran, dan untuk penyelenggaraan Muskerkab II ada tambahan dari hibah Pemkab Rp 100juta.

Jadi menurut hemat kami, sambung Asep, kita tunggu saja laporan pertanggungjawaban hasil kegiatan Muskerkab II FKBPD Sumedang dari panitia pelaksana.

“Nanti akan kita sampaikan secara transparan kepada Pemkab dan masyarakat yang berkepentingan, agar tidak ada kesan negatif terhadap BPD dan FKBPD,”jelasnya.

Asep mengatakan upaya untuk pembenahan FKBPD Sumedang ini terus dilakukan, termasuk menampung aspirasi dari anggota BPD termasuk tentang kenaikan insentif. “Kita akan terus mengawal aspirasi dari anggota untuk mendapatkan insentif yang lebih layak,”ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima