CIMAHI, Wplus62.com – Suasana haru menyelimuti Kampung Cikendal, Cimahi Utara, saat ambulans yang membawa jenazah Mayor Inf. (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar tiba di rumah duka pada Sabtu (4/4/2026) malam. Isak tangis keluarga langsung pecah begitu peti jenazah berselimut bendera Merah Putih diturunkan oleh para prajurit TNI.
Pahlawan perdamaian ini akhirnya kembali ke pelukan keluarga setelah gugur dalam menjalankan tugas mulia di misi UNIFIL, Lebanon Selatan.
Penantian Panjang Keluarga Berakhir
Pihak keluarga mengaku lega meski duka mendalam tetap menggelayut. Risman Efendi, perwakilan keluarga, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang membantu kepulangan almarhum.
“Alhamdulillah, penantian kami sejak Senin akhirnya terjawab. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang memastikan almarhum tiba di rumah duka dengan selamat,” ujar Risman dengan nada bergetar, Sabtu malam.
Prosesi Shalat Jenazah Secara Bergiliran
Lantaran membludaknya pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir, pihak keluarga menerapkan sistem giliran untuk menyalatkan almarhum. Keterbatasan kapasitas ruangan menjadi alasan utama pembatasan ini.
- Kapasitas: Maksimal 20 orang per sesi.
- Waktu: Sepanjang malam hingga menjelang pemakaman.
- Agenda: Doa bersama dan penyemayaman secara militer.
“Kami ingin semua pelayat mendapatkan kesempatan mendoakan almarhum secara khidmat, namun tetap memperhatikan ketertiban di dalam rumah duka,” tambah Risman.
Penghormatan dari Tokoh Bangsa
Sebelum tiba di Cimahi, jenazah Mayor (Anm) Zulmi mendapatkan penghormatan terakhir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara persemayaman tersebut.
Kehadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam upacara tersebut semakin menegaskan betapa besarnya pengorbanan Mayor Zulmi beserta dua rekannya, Serka (Anm) M. Nur Ichwan dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon, yang juga gugur dalam misi yang sama.
Pemakaman Militer di TMP Cikutra
Rencananya, pagi ini, Minggu (5/4/2026), jenazah akan diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Upacara pemakaman secara militer akan menjadi penghormatan terakhir bagi sang perwira yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.***
