Berita Terkini

Gerakan Rakyat Sumedang Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Perkuat Struktur Organisasi Hingga Tingkat Kecamatan

Silaturahmi jajaran pengurus Gerakan Rakyat Sumedang sekaligus konsolidasi pada Sabtu (18/10/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Gerakan Rakyat Sumedang menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus DPD dan DPC. bertempat di Aula Kampus Pembangunan Indonesia (PI) Sumedang, pada Sabtu (18/10/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Deden Rumaji, para Ketua DPC se-Kabupaten Sumedang, serta para relawan Gerakan Rakyat.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Barat, Deden Rumaji, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat infrastruktur organisasi di Kabupaten Sumedang.

Konsolidasi ini melibatkan seluruh tingkatan pengurus mulai dari DPD, DPC, hingga relawan yang sebelumnya tergabung dalam berbagai komunitas relawan Anies Baswedan.

“Hari ini kita berkumpul untuk menyatukan persepsi, pemikiran, visi, dan tujuan dalam wadah bernama Gerakan Rakyat. Lembaga ini merupakan gabungan dari relawan-relawan Anies Baswedan yang kini bertransformasi menjadi satu kesatuan organisasi yang berdaulat,” ungkap Deden.

Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Barat, Deden Rumaji

Bukan Partai Politik 

Ia menambahkan, meskipun saat ini Gerakan Rakyat masih fokus membangun struktur organisasi hingga tingkat RW, ke depan pihaknya akan mulai menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan secara masif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa para relawan ini tetap ada, solid, dan siap meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Insyaallah di awal tahun 2026 kita akan mulai banyak program kegiatan di berbagai daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Sumedang, H. Kamas Komara, mengungkapkan bahwa seluruh kepengurusan di tingkat kecamatan (DPC) kini telah resmi terbentuk.

Alhamdulillah, pada hari ini seluruh DPC dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang telah terbentuk. Sementara DPD-nya sendiri sudah berdiri sekitar enam bulan yang lalu dengan 21 pengurus harian serta beberapa badan dan penasehat,” jelasnya.

Kamas menegaskan, Gerakan Rakyat bukan partai politik ataupun ormas biasa, melainkan perkumpulan masyarakat lintas latar belakang yang memiliki semangat kebersamaan untuk berbuat nyata bagi masyarakat.

“Gerakan ini menyatukan 16 kelompok relawan Anies Baswedan di Sumedang menjadi satu wadah bersama. Banyak kegiatan sosial sudah dilakukan, seperti tanggap bencana dan rencana pembangunan akses jalan di daerah terpencil antara Ganeas dan Cisarua,” terangnya.

Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Sumedang, H. Kamas Komara

Dukungan Meluas dan Arah Gerakan ke Depan

Kamas juga menyampaikan bahwa Gerakan Rakyat kini telah terbentuk di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dan 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, ini menunjukkan antusiasme dan semangat tinggi masyarakat terhadap gerakan sosial yang mengusung nilai kebersamaan dan pengabdian.

“Di Gerakan Rakyat ini bergabung berbagai kalangan, mulai dari simpatisan, ormas Islam, aparat, hingga birokrat. Semuanya bersatu karena tujuan kita sama: berbuat untuk rakyat,” ujarnya.

Menutup wawancara, Kamas menyebut bahwa ke depan, Gerakan Rakyat berpotensi melahirkan wadah politik baru bernama Partai Aksi Rakyat, sesuai hasil kesepakatan di tingkat nasional.

“Gerakan Rakyat tetap sebagai perkumpulan sosial, namun dari gerakan inilah akan lahir partai yang bernama Partai Aksi Rakyat, sebagaimana yang telah disepakati bersama oleh Pak Anies Baswedan,” pungkasnya.***