SUMEDANG, W+62.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan rangkaian gempa bumi tektonik yang mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Barat pada Jumat (30/1/2026) pagi.
Setidaknya tiga wilayah, yakni Pangandaran, Sumedang, dan Kota Bandung, merasakan getaran dalam rentang waktu yang berdekatan.
Rentetan aktivitas seismik ini bermula saat BMKG mencatat gempa di Kabupaten Pangandaran pada pukul 04:56 WIB. Pusat gempa berada di laut, berjarak 124 km Barat Daya Pangandaran dengan kedalaman 50 km.
Hanya berselang belasan menit, lindu kembali terjadi di darat yang menyasar wilayah Sumedang dan Kota Bandung secara hampir bersamaan pada pukul 05:13 WIB.
Gempa Darat Sangat Dangkal
Pihak BMKG mengategorikan gempa yang mengguncang Sumedang dan Bandung sebagai gempa dangkal dengan kedalaman hanya 5 km. Meski bermagnitudo 2,6, pusat gempa di darat dan kedalaman yang sangat dangkal memicu getaran yang dapat dirasakan langsung oleh warga sekitar.
Hingga saat ini, otoritas terkait belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG menegaskan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bisa berubah seiring kelengkapan pengolahan di stasiun seismik.
BMKG menyarankan warga tetap beraktivitas normal dan hanya memercayai informasi dari sumber resmi guna menghindari disinformasi.***
