Berita Terkini

Cadas Pangeran Lumpuh Total: Alat Berat Mulai Tembus Material Longsor, Polisi Alihkan Arus ke Rancakalong

Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan saat melaporkan situasi terkini longsor di Cadas Pangeran Sumedang yang menyebabkan jalur Sumedang-Cirebon lumpuh total
Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan saat melaporkan situasi terkini longsor di Cadas Pangeran Sumedang yang menyebabkan jalur Sumedang-Cirebon lumpuh total

SUMEDANG, Wplus62.com – Petugas gabungan bergerak cepat menangani kelumpuhan total di jalur nasional Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Rabu (8/4/2026) malam. Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang telah mengerahkan alat berat ke lokasi untuk mengevakuasi timbunan tanah dan pepohonan yang menutup akses Bandung-Cirebon.

Pantauan di lapangan menunjukkan petugas berjibaku melawan sisa hujan dan material yang licin demi membuka kembali urat nadi transportasi tersebut.

Alat Berat Mulai Bersihkan Material

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto mengonfirmasi bahwa evakuasi material longsor kini tengah berlangsung. Setelah sempat tertunda akibat risiko longsor susulan, tim akhirnya mulai membedah gundukan tanah yang menimbun jalan.

“Kami sedang berupaya keras mengevakuasi dan membersihkan material longsor menggunakan alat berat. Fokus utama kami adalah membuka satu jalur terlebih dahulu agar kendaraan yang terjebak bisa keluar,” ujar petugas di lokasi.

Kendaraan besar terpaksa memutar arah karena jalan raya Bandung-Cirebon tepatnya di Cadas Pangeran tertimbun longsor pada Rabu petang (8/4/2026)

Rekayasa Lalu Lintas: Simak Jalur Alternatifnya

Untuk menghindari penumpukan kendaraan yang semakin parah, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas secara besar-besaran:

  • Dari Arah Bandung (Roda Empat/Mobil Pribadi): Petugas mengalihkan seluruh kendaraan roda empat menuju jalur Rancakalong.
  • Dari Arah Sumedang: Arus lalu lintas dialihkan melalui Patung Kuda di Samoja, Sumedang Selatan.
  • Kendaraan Besar (Truk): Petugas mewajibkan pengemudi truk menggunakan jalur Tol Cisumdawu karena jalur alternatif lainnya tidak memadai untuk muatan besar.

TNI Pastikan Keamanan Pengendara yang Terjebak

Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, terus memantau keselamatan 42 kendaraan yang terjepit di antara titik longsoran. TNI memastikan tidak ada korban jiwa, meskipun para pengendara harus menunggu proses pembersihan jalur selesai.

“Alat berat sudah bekerja. Kami minta pengendara bersabar dan tetap waspada karena kondisi tebing masih labil,” tegas Agus.

Pengguna jalan diminta untuk terus memantau informasi terkini dan mematuhi arahan petugas di setiap titik penyekatan guna mencegah penguncian arus lalu lintas di jalur-jalur alternatif.***