Berita Terkini

Tragis! Penjual HP Tewas Bersimbah Darah Saat COD di Girimukti Sumedang, Diduga Korban Begal

Olah-TKP-Polres-Sumedang-Girimukti.jpg
Tim Inafis Polres Sumedang tengah melakukan olah TKP di Bojong Gawul Desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara pada Minggu (22/2/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) menggemparkan warga Dusun Bojong Gawul, Desa Girimukti, Sumedang Utara. Seorang pemuda bernama Juanda (23) ditemukan tewas tergeletak di samping motornya saat hendak melakukan transaksi Cash on Delivery (COD) handphone, Minggu (22/2/2026) pagi.

Polres Sumedang kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku di balik kematian wiraswasta asal Desa Baginda tersebut.

Kronologi Kejadian: Korban Sempat Berbincang dengan Saksi

Peristiwa berdarah ini bermula ketika Juanda pamit meninggalkan rumah sekitar pukul 05.30 WIB untuk menemui calon pembeli ponsel. Namun, sekitar pukul 07.30 WIB, warga melihat korban duduk di atas motornya di depan sebuah rumah warga dalam kondisi mencurigakan.

“Saksi sempat berbincang dengan korban dan melihat ada darah keluar dari tubuhnya. Tak lama kemudian, korban langsung tergeletak di tanah,” ujar Kapolsek Sumedang Utara, AKP Kiki Hartaki Kadarustamim.

Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan Polsek Sumedang Utara. Tim INAFIS Polres Sumedang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti primer.

Polisi Duga Motif Pencurian dengan Kekerasan

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, melalui Kapolsek Sumedang Utara mengonfirmasi bahwa dugaan sementara mengarah pada tindak pidana perampokan.

“Dugaan awal mengarah pada pencurian dengan kekerasan. Kami sudah mengamankan keterangan saksi dan membawa jenazah korban ke RS Sartika Asih untuk autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya,” tegas AKP Kiki.

Saat ini, Sat Reskrim Polres Sumedang tengah memburu pelaku dan mendalami jejak komunikasi korban sebelum melakukan transaksi COD maut tersebut.

Imbauan Keamanan Transaksi COD

Menanggapi peristiwa ini, Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada saat melakukan transaksi jual beli offline.

“Kami ingatkan masyarakat agar memilih lokasi yang ramai dan terbuka saat COD. Jangan ragu melapor jika ada hal mencurigakan,” imbau AKP Awang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyisir area sekitar TKP untuk mencari barang bukti tambahan, termasuk ponsel milik korban yang diduga raib dibawa pelaku.***