SUMEDANG, Wpluss62.com – Bank Sumedang resmi menapaki babak baru dalam dunia perbankan daerah. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bertajuk “Refleksi Bank Sumedang dalam Transformasi Menjadi Perseroda”, bank milik daerah ini memantapkan langkah menuju tata kelola yang lebih profesional dan modern.
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada Jumat (20/2/2026) ini menjadi tonggak sejarah bagi Bank Sumedang dalam memperkuat daya saing di industri keuangan.
Bupati Sumedang: Bukan Sekadar Ganti Nama
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa perubahan status hukum menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) adalah langkah visioner. Menurutnya, transformasi ini menuntut perubahan paradigma total dalam hal profesionalisme.
“Ini bukan hanya perubahan nomenklatur. Transformasi menjadi Perseroda memberikan ruang fleksibilitas usaha yang lebih luas dan memperkuat struktur permodalan,” ujar Bupati Dony.
Beliau juga memacu Bank Sumedang untuk lebih agresif dalam:
- Inovasi Layanan Digital: Menjawab tantangan zaman dengan teknologi perbankan terkini.
- Dukungan UMKM: Memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif.
- Kontribusi PAD: Mengoptimalkan setoran untuk Pendapatan Asli Daerah.
“Bank Sumedang harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin bank ini menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang nyata,” tambahnya.
Performa Gemilang: Aset Tembus Rp414 Miliar
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bank Sumedang, Yanti Krisyana Dewi, memaparkan rapor hijau kinerja perusahaan. Saat ini, Bank Sumedang telah mengukuhkan posisinya sebagai BPR Kegiatan Usaha 3 (BPR KU III).
Berikut adalah rincian kekuatan finansial Bank Sumedang per tahun 2026:
Sokong Program Pemerintah dan Kesejahteraan Pegawai
Tak hanya mengejar profit, Bank Sumedang aktif menyukseskan program pemerintah. Yanti menjelaskan bahwa pihaknya terus menggulirkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) untuk pemulihan ekonomi.
Selain itu, Bank Sumedang mendukung literasi keuangan sejak dini melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Bank ini juga menjadi mitra strategis dalam penyaluran dana penting, mulai dari tunjangan kinerja hingga sertifikasi PPPK.
Fokus Strategis Tahun 2026
RUPS kali ini juga mengesahkan sejumlah agenda krusial, antara lain:
- Pengesahan laporan kinerja keuangan dan penggunaan laba tahun 2025.
- Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) tahun 2026.
- Pemantapan rencana bisnis menghadapi tantangan industri perbankan yang kompetitif.
Dengan transformasi ini, Bank Sumedang optimis mampu memberikan pelayanan prima yang memadukan profesionalisme, integritas, dan kemanfaatan sosial bagi seluruh warga Sumedang.***
