SUMEDANG, W+62.COM– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengikuti rangkaian kegiatan Festival Pesona Jatigede 2025 yang digelar di kawasan Lingkar Utara Jatigede, Blok Pasiringkik, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Sabtu (20/9/2025).
Festival ini menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari Start Running 10K, Start Fun Walk Sumedang Walkers, hingga atraksi udara (aero show). Sekira 3.000 peserta mengikuti lomba lari 10 K dan Sumedang Walkers yang dilepas secara resmi oleh Bupati Sumedang bersama Wamendagri, diikuti pula oleh Wakil Bupati Sumedang serta pejabat daerah lainnya.
Saat berhasil mengakhiri lari 10 K tiba di garis Finish sekira satu jam, Wamendagri Bima Arya yang bersamaan dengan Wabup Sumedang, M.Fajar Aldila tiba dengan keringat yang bercucuran, disambut oleh Sekretaris Daerah Sumedang, Tuti Ruswati dengan mengalungkan medali.
Menanggapi kegiatan itu, Bima Arya menilai kawasan Jatigede memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi sport tourism dan menggelar event Trail Run.
“Titik ini sangat potensial untuk destinasi wisata olahraga. Di sini ada olahraga air, ada lari dan bagi pecinta lari, terutama trail run, jalur ini sangat ideal. Tidak terlalu berat namun juga tidak terlalu landai. Fun trail sangat cocok,” ujarnya.
Sebagai Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia, Bima Arya berkomitmen mendukung promosi Jatigede melalui penyelenggaraan berbagai ajang lari semacam ini di Jatigede ini.
“Kami akan menyelenggarakan event-event lari di sini untuk membantu Pak Doni, Bupati Sumedang, agar tempat ini makin dikenal. Tahun depan kami berharap kegiatan ini naik kelas, dengan sistem yang lebih menarik bagi pelari profesional, seperti timing system, hadiah, serta pengelolaan kebersihan yang lebih baik,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Pesona Jatigede 2025 dan mengaku senang dapat hadir serta berinteraksi langsung dengan masyarakat Sumedang.
Acara yang berlangsung meriah ini turut menjadi ajang promosi keindahan alam Jatigede sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pariwisata berbasis olahraga.***
