SUMEDANG, Wplus62.com – Olahraga renang di Kabupaten Sumedang menunjukkan gairah yang luar biasa. Pengurus Cabang (Pengcab) Aquatic Kabupaten Sumedang sukses menggelar kejuaraan renang bergengsi memperebutkan Piala Bupati di Yadika Swimming Pool Tanjungsari pada Sabtu (16/5/2026). Kompetisi ini menjadi bukti nyata melesatnya minat dan potensi atlet muda di wilayah tersebut.
Ketua Aquatic Kabupaten Sumedang, Welly Sanjaya, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas lonjakan partisipan yang sangat signifikan pada tahun ini.
“Alhamdulillah, kami melihat perkembangan yang luar biasa dari tahun ke tahun. Awalnya kita hanya memulai dengan 2 klub, sekarang sudah berkembang pesat menjadi 33 klub yang aktif,” ujar Welly saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Lonjakan Peserta yang Fantastis
Pertumbuhan ini tidak hanya terlihat dari jumlah klub, tetapi juga dari jumlah atlet yang terjun ke kolam tanding. Welly membeberkan bahwa pada tahun lalu, kejuaraan ini hanya diikuti oleh sekitar 500 peserta. Namun, angka tersebut melonjak drastis pada tahun ini dengan menembus 887 atlet.
Menurut Welly, agenda rutin ini merupakan komitmen jangka panjang dari Pengcab Aquatic Sumedang. Mereka fokus menjalankan proses pembinaan atlet sejak dini, yang pada ujungnya diproyeksikan untuk mencetak prestasi emas.

Membidik Medali di Ajang Porda
Setelah absen mengirimkan perwakilan pada ajang olahraga regional sebelumnya, Aquatic Sumedang kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Welly menegaskan bahwa mereka siap mengirimkan atlet-atlet terbaiknya pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) mendatang.
“Kami ingin memberikan penampilan yang optimal dan realistis. Target kami saat ini adalah mencuri medali, mudah-mudahan kita bisa membawa pulang medali perunggu atau bahkan perak,” tutur Welly dengan nada optimistis.
Meski begitu, ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah memasyarakatkan olahraga renang terlebih dahulu sebelum mematok target yang terlalu muluk.
Menuju Kemandirian Industri Olahraga
Selain mengejar prestasi, Pengcab Aquatic Sumedang juga mengusung visi besar yang visioner. Welly berharap olahraga renang di Sumedang dapat bertransformasi menjadi sebuah industri yang mandiri.
“Jika olahraga ini sudah memasyarakat dan menjadi industri, tentu ke depannya kita bisa mandiri secara finansial. Kita berharap bisa lepas dari ketergantungan anggaran APBD,” jelasnya.
Saat ini, jalannya kompetisi dan pembinaan masih mengandalkan sistem swadaya, terutama dari biaya pendaftaran peserta. Pihak sponsor, termasuk Bank BJB Cabang Sumedang, dan Bank Sumedang menyokong hampir 90% lebih total pendanaan kompetisi ini. Sementara itu, Pemerintah Daerah (Pemda) turut menggelontorkan bantuan sekitar 30 juta rupiah untuk menyokong persiapan Porda.
Apresiasi dan Harapan Kolaborasi dengan Bupati
Mengakhiri wawancaranya, Welly Sanjaya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Sumedang atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia mengharapkan sinergi antara Pengcab Aquatic dan pemerintah daerah terus menguat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati. Harapan kami, kolaborasi ini bisa terjalin lebih kuat lagi di tahun depan untuk menyelenggarakan kejuaraan serupa. Dengan begitu, kita bisa terus menjaring bibit-bibit atlet berbakat yang akan mengharumkan nama Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.***













