SUMEDANG, W+62.com- Peristiwa ambruknya rumah warga di Desa/Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang pada Senin siang (21/4/2025) kemarin, langsung mendapatkan perhatian khusus dari anggota TNI dari Koramil 1004/ Tanjungsari.
Tak menunggu waktu lama, prajurit TNI bersama warga dan perangkat desa Pamulihan bergotong-royong melakukan pembersihan dan perbaikan bangunan yang tertimpa musibah angin puting beliung dan hujan deras yang terjadi di Desa/Kecamatan Pamulihan Sumedang pada Selasa (22/4/2025).
Akibat dari terjangan angin puting beliung dan hujan deras itu, membuat ambruk atap bangunan sekolah MI Al-Ba’ats Cimasuk I serta beberapa rumah warga yang rusak pula.
“Pasca bencana kemarin sore, ada tiga titik terdampak, dus di Desa Pamulihan dan satu lagi di Dusun Cinangka, Desa Cigendel,” ungkap Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan.
Kapten Agus menyebut, ada satu rumah tertimpa longsoran tanah, sedangkan bangunan yang lain kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan rumah warga.
“Sesuai tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang, kami wajib hadir dan sigap membantu penanggulangan bencana. Meski dengan perlengkapan seadanya, kehadiran kami diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga,” jelas Kapten Agus.
Para prajurit yang terdiri dari Babinsa, tambah Danramil Tanjungsari, bahu-membahu bersama warga membersihkan puing-puing sisa bencana, memperbaiki secara darurat rumah-rumah warga yang terdampak, dan turut serta membereskan atap madrasah yang rusak di lingkungan Ponpes Al-Ba’ats.
“Warga tidak sendiri, kami datang bukan hanya membawa tenaga, tapi juga membawa harapan agar warga kembali ke rumah dengan segera,” katanya.
Atensi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
Aksi respon cepat TNI itu mendapat sambutan positif dari masyarakat yang masih terguncang akibat bencana. Dalam kegiatan itu, Tak hanya TNI, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang pun hadir melalui Dinas Sosial dengan menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan mendesak lainnya.
Begitu pula anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKB, memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak.
“Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Semangat gotong royong dan kepedulian menjadi pilar utama pemulihan pasca-bencana,”ungkapnya.
Kapten Inf Agus Hermawan menegaskan, dengan semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, Koramil 1004 Tanjungsari menegaskan peran strategisnya dalam menjaga ketahanan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.***
