SUMEDANG, Wplus62.com — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Sumedang memastikan ketersediaan dan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di wilayah Kabupaten Sumedang tetap terkendali memasuki hari ke-15 Ramadan 2026.
Kepala Koordinator Satgas Pangan Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, menegaskan bahwa harga komoditas utama di pasar-pasar tradisional masih berada dalam koridor yang aman. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pihaknya tidak menemukan lonjakan harga yang signifikan yang melampaui batas kewajaran.
Beras dan Cabai Sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)
AKP Tanwin memastikan harga beras medium dan premium di Sumedang masih patuh pada Harga Eceran Tertinggi (HET) serta harga acuan pemerintah. Hal serupa juga terjadi pada komoditas cabai yang kerap mengalami fluktuasi di momen hari besar.
“Untuk harga beras, kami pastikan masih sesuai dengan harga acuan pemerintah dan HET. Belum ada kenaikan,” ujar AKP Tanwin saat memberikan keterangan di sela-sela kunjungan Komjen Fadil Imran ke Sumedang.
Kejutan Harga Telur: Di Bawah HET Pasar
Selain itu, Satgas Pangan menemukan anomali positif pada komoditas telur ayam di lapangan. Alih-alih melonjak, para pedagang justru menjual telur dengan harga yang lebih kompetitif di bawah ketentuan pemerintah.
Meskipun pemerintah mematok HET telur di angka Rp30.000 per kilogram, Satgas Pangan mendapati sejumlah pedagang pasar berani melepas harga di angka Rp29.000 per kilogram.
“Malah sekarang untuk telur, harga HET di Sumedang itu Rp30.000, tapi di pasar kita temukan ada yang masih menjual Rp29.000,” tambahnya.
Stok Pangan Dijamin Aman Hingga Lebaran
Selain stabilitas harga, Polres Sumedang juga menjamin kelancaran pasokan pangan. Pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Bulog untuk memastikan stok kebutuhan pokok bagi warga Sumedang mencukupi hingga hari raya Idul Fitri mendatang.
“Untuk stok, kami sudah koordinasi dengan Bulog. Kebutuhan di Sumedang masih sangat-sangat mencukupi,” tegasnya menutup pembicaraan.***













