Berita Terkini

Bupati Sumedang Lantik 3 Kepala Dinas Baru: “Jangan Cuma Duduk di Balik Meja!”

Bupati Sumedang melantik tiga pejabat eselon II di Gedung Negara Sumedang pada Jumat (6/3/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi merombak jajaran pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Negara, Jumat (6/3/2026), Bupati menginstruksikan para pejabat baru untuk langsung tancap gas mengeksekusi program 100 hari kerja.

Tiga wajah baru yang mengisi pos strategis tersebut adalah:

  1. Ayuh Hidayat: Mantan Camat Sumedang Utara ini kini menjabat Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian.
  2. Herman Suwandi: Mantan Camat Jatinangor resmi mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
  3. Yanuarti Kania Dewi: Sebelumnya menjabat Inspektur Pembantu, kini mencetak sejarah baru sebagai perempuan yang memimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Fokus Ekonomi: Rampungkan Pasar Parakanmuncang & Cimalaka

Bupati Dony memberikan instruksi spesifik kepada Ayuh Hidayat. Ia mendesak Kepala Dinas Koperasi dan UMKM yang baru tersebut untuk tidak ragu turun langsung ke lapangan, terutama ke sentra-sentra ekonomi rakyat.

“Saya minta Pasar Parakanmuncang dan Pasar Cimalaka segera selesai. Tata pasar yang dibangun melalui Inpres agar ekonomi Sumedang bergerak dan UMKM kita naik kelas,” tegas Dony.

Dishub Diminta Proaktif Atasi PJU dan Kemacetan

Kepada Herman Suwandi, Bupati menekankan pentingnya pelayanan publik yang responsif. Pemerintah Kabupaten Sumedang memprioritaskan penuntasan masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) secara proaktif guna menjamin kenyamanan warga.

“Gunakan sistem Smart PJU untuk deteksi dini lampu mati. Jangan tunggu masyarakat mengeluh baru diperbaiki. Maksimalkan juga Area Traffic Control System (ATCS) untuk pantau lalu lintas secara real-time,” tambahnya.

Terobosan Baru di Satpol PP

Penunjukan Yanuarti Kania Dewi sebagai Kasatpol PP menjadi sorotan utama. Bupati menyebut langkah ini sebagai strategi baru untuk menciptakan pendekatan yang lebih humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban umum.

“Ini terobosan. Kita mencoba pendekatan berbeda di Satpol PP. Saya ingin ada legacy nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sumedang,” ungkap Dony.

Kerja dengan Hati, Bukan Sekadar Seremonial

Menutup arahannya, Bupati Dony mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut kehadiran fisik dan empati pemimpin di tengah masyarakat. Ia melarang keras pejabat baru hanya bekerja dari balik meja.

Poin Utama Instruksi Bupati:

  • Hadir di Tengah Warga: Mendengar keluhan dan harapan masyarakat secara langsung.
  • Bekerja dengan Hati: Memberikan kemampuan terbaik demi pelayanan publik.
  • Solutif: Menjadi bagian dari pemecah masalah, bukan justru menambah birokrasi.

“Jika ada yang tidak sesuai aturan, hadir dan tertibkan. Jadilah solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.***