MAKKAH, Wplus62.com – Petugas Haji Daerah Kabupaten Sumedang bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang puncak prosesi haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Mushola Hotel 813 pada Minggu (24/5/2026), petugas bersama Ketua Rombongan (Karom) Kloter 29 KJT menyepakati teknis keberangkatan hingga pembagian tugas pendampingan jamaah.
H. Sohibin Al-Majlanky, mewakili petugas daerah, menegaskan bahwa seluruh jamaah yang berada di Markaz Dhiyafah 56 telah menerima arahan teknis secara detail. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pergerakan 441 jamaah berlangsung efektif dan minim hambatan.
Strategi Mobilisasi: Skema Murur dan Jadwal Trip
Untuk mengurai kepadatan, petugas menerapkan skema Murur bagi Kloter 29 KJT saat melintasi Muzdalifah. Berikut adalah lini masa pergerakan jamaah:
- Menuju Arafah: Bus trip kedua mulai mengangkut jamaah pada pukul 11.30 hingga 16.00 WAS.
- Arafah ke Muzdalifah: Jamaah bergerak pada trip kelima (pukul 23.00 – 00.00 WAS) dengan skema murur.
- Muzdalifah ke Mina: Perjalanan berlanjut pada trip kelima dini hari pukul 03.30 hingga 04.30 WAS.
“Kami memastikan seluruh armada bus sudah bersiap di hotel masing-masing untuk menjamin ketepatan waktu mobilisasi,” ujar H. Sohibin.

Pembagian Nafar Awal dan Nafar Tsani
Berdasarkan data terbaru, petugas membagi jamaah ke dalam dua kelompok kepulangan dari Mina guna mengatur arus distribusi transportasi:
- Kelompok Nafar Awal dengan 200 Jamaah, Jadwal Berangkat 11.00-14.00 WAS tanggal 12 Dzulhijjah, Petugas Pendamping: Bu Lilik, Bu Fety, Hj. Aah, H. Alan, H. Sohibin.
- Kelompok Nafar Tsani dengan 241 Jamaah, Jadwal Berangkat 11.00-14.00 WAS tanggal 13 Dzulhijjah, Petugas Pendamping: H. Arif, dr. Hafidz, H. Yahya, Waris.
Manajemen Tenda dan Petugas Wukuf
Tak hanya soal transportasi, rakor tersebut juga menetapkan pembagian tenda di kawasan Hospital Centre Raken 56 (Arafah) dan wilayah Mina. Petugas telah menunjuk tim khusus untuk memandu ibadah wukuf agar lebih khusyuk.
Struktur Tim Pelaksana Wukuf:
- Tim 1 (Tenda 19 Perempuan): Dipandu oleh H. Arif (Khutbah), H. Sohibin (Imam), dan H. Yahya (Doa/Muhasabah).
- Tim 2 (Tenda 10 & 11 Laki-laki): Menghadirkan KH Acep, Abuya KH M. Muhyiddin, serta jajaran kiai lainnya sebagai pemandu spiritual.
Koordinasi Tenda di Mina:
- Tenda 12 (Letter L): Jamaah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
- Tenda 11: Jamaah asal Sumedang dan Majalengka.
- Tenda 9: Jamaah Kabupaten Bandung Barat.
Fokus pada Kesehatan dan Kelancaran
Mengingat total jamaah mencapai 441 orang yang berasal dari lintas wilayah (Sumedang, KBB, Tasikmalaya, dan Majalengka), H. Sohibin mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri. Pelaksanaan Thawaf Ifadlah dan Sa’i nantinya akan menyesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing jamaah.
“Kami berharap sinergi antara petugas dan Karom ini membuat rangkaian ibadah haji berjalan aman. Fokus utama kami adalah kesehatan jamaah agar mereka dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.***













