Berita Terkini

Sumedang Transparan! Bupati Wajibkan Dapur MBG Unggah Menu ke Dashboard Publik

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir

SUMEDANG, Wplus62.com – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mempublikasikan menu harian mereka melalui Dashboard MBG Sumedang. Langkah ini bertujuan memperkuat transparansi sekaligus menjamin kualitas asupan gizi bagi siswa di wilayah tersebut.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Masyarakat harus melihat dan meyakini bahwa anak-anak mereka mengonsumsi makanan sehat dan higienis. Kebijakan ini juga memicu kompetisi sehat antar-pengelola dapur untuk memberikan yang terbaik,” tegas Dony saat menerima audiensi Forum Komunikasi Mitra (FKM) MBG Sumedang di Ruang Rapat Bupati, Selasa (3/3/2026).

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Perkuat Ekosistem Gizi Melalui FKM MBG

Pertemuan tersebut menandai terbentuknya FKM MBG Sumedang, sebuah wadah strategis yang menghimpun para mitra pengelola dapur. Ketua FKM MBG Sumedang, Oom Supriatna, menjelaskan bahwa forum ini memikul misi besar: mengoptimalkan potensi SDM dan sumber daya alam lokal untuk mendukung operasional program kepresidenan tersebut.

“Kami tidak hanya bicara soal dapur, tapi juga pemberdayaan ekonomi kerakyatan. FKM MBG hadir untuk membuka lapangan kerja dan memastikan program Presiden Prabowo Subianto sukses di tingkat akar rumput,” ujar Oom.

Baca Juga  Buntut Keracunan Massal Program MBG, Kepala Badan Gizi Nasional Tebar 'Kartu Kuning' untuk SPPG

Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Investasi Generasi

Bupati Dony menekankan bahwa menjadi mitra dapur MBG bukan sekadar urusan bisnis, melainkan tanggung jawab moral untuk mencetak generasi emas. Ia meminta seluruh pengelola bekerja profesional dan melengkapi perizinan wajib, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Poin Utama Arahan Bupati Sumedang:

  • Transparansi Digital: Wajib unggah menu ke dashboard untuk pengawasan publik.
  • Profesionalisme: Pengelolaan dapur harus memenuhi standar kesehatan ketat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
  • Kolaborasi Solutif: Forum harus menjadi tempat berbagi ilmu, bukan arena saling menyalahkan.
  • Sinergi Lokal: Mengintegrasikan pasokan bahan baku dari koperasi desa.

Serap Potensi Desa melalui Koperasi Merah Putih

Menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo, Pemkab Sumedang kini tengah merancang skema integrasi pasokan bahan baku. Nantinya, dapur SPPG akan menyerap hasil bumi dari masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Baca Juga  Pembinaan dan Pelatihan ARWT, Bupati Sumedang: Tugas RT RW Sangat Mulia Karena Harus Selalu Siaga

“Kami sedang menyusun perencanaan agar KDKMP menjadi pengepul utama. Potensi lokal harus terserap secara optimal untuk menjamin ketersediaan dan keberlanjutan pasokan dapur,” pungkas Dony.

Dengan pengawasan ketat dan sistem yang transparan, Sumedang optimistis program Makan Bergizi Gratis akan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus benteng kesehatan bagi generasi mendatang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima