SUMEDANG, Wplus62.com – Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, terjun langsung memimpin penyekatan truk sumbu tiga di wilayah hukum Polres Sumedang, Minggu (15/3/2026). Langkah tegas ini menyasar kendaraan besar yang nekat beroperasi di luar jadwal resmi Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Bertempat di depan Kawasan Dwipapuri Abadi, Jalan Raya Rancaekek Km 24,5, petugas mulai mencegat iring-iringan truk sejak pukul 14.00 WIB. Didampingi Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, Wakapolda memantau langsung pemeriksaan setiap unit tronton yang melintas.
Fokus Penindakan: ODOL dan Jam Operasional
Dalam operasi ini, personel gabungan tidak hanya memeriksa dokumen surat kendaraan. Petugas secara ketat menyisir pelanggaran spesifik yang kerap memicu kemacetan dan kecelakaan, antara lain:
- Waktu Operasional: Memastikan truk sumbu tiga mematuhi jadwal pembatasan.
- Pelanggaran ODOL: Menindak truk yang membawa muatan berlebih (Over Dimension Over Loading).
- Kelayakan Teknis: Memeriksa standar keselamatan armada angkutan barang.
Hingga operasi berakhir pukul 17.10 WIB, petugas berhasil menjaring 85 unit truk sumbu tiga. Seluruh pengemudi yang melanggar langsung menerima teguran keras dan pendataan dari pihak kepolisian.
Strategi Amankan Arus Mudik 2026
Brigjen Pol Adi Vivid menegaskan bahwa penyekatan ini merupakan langkah krusial untuk menjamin kenyamanan pemudik.
“Kami membatasi operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih agar tidak menghambat pergerakan masyarakat. Ini adalah upaya kami meminimalisir potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026,” tegas Wakapolda Jabar.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengingatkan para pengusaha angkutan barang untuk menaati aturan. Sesuai regulasi, pembatasan operasional truk sumbu tiga berlaku mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.
“Kami mendata dan menegur setiap pelanggar. Tujuannya agar para pengemudi lebih disiplin demi keselamatan bersama di jalan raya,” ujar AKBP Sandityo.
Situasi di lokasi penyekatan terpantau aman dan kondusif. Kepolisian akan terus menyiagakan personel di titik-titik rawan kemacetan guna menyambut puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi segera meningkat.***
