SUMEDANG, W+62.com- Hujan deras yang mengguyur Sumedang pada Minggu siang sekira pukul 15.00 WIB, mengakibatkan sebuah tanggul penahan tanah (TPT) setinggi 1,5 meter dengan panjang 12 meter roboh.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Cipacing RT 18 RW 05 Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang pada Minggu 1 Desember 2024.
Dalam peristiwa robohnya TPT itu dikabarkan seorang mengalami luka tertimpa longsoran dari TPT itu.
Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan bersama seorang anggota Koramil 1004 Tanjungsari yang sedang berada di sebuah acara, langsung bergegas menuju lokasi kejadian.
“Kami langsung lakukan evakuasi korban yang tertimpa longsoran batu dari TPT tersebut,” ungkap Danramil.
Setelah berhasil dievakuasi bersama masyarakat, lanjut Danramil Tanjungsari, pihak keluarga merujuk korban yang bernama Neng Rina (29) ke Rumah Sakit Al-Islam Bandung.
Kronologi Kejadian
Dalam kesempatan itu, Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan menuturkan peristiwa robohnya TPT tersebut.
“Hujan yang deras turun disertai angin kencang sekira pukul 15.00 WIB,” katanya.
Setelah 30 menit, lanjut Agus, TPT setinggi 1,5 meter roboh. Sementara, korban Neng Rina, warga Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan yang sedang melintas, tertimpa longsoran TPT dengan batu-batu.
Korban dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Tanjungsari. “Karena luka yang dialami cukup serius, atas permintaan keluarga korban, akhirnya dirujuk ke RS Al-Islam Bandung. Rencananya, pembersihan puing-puing akan dilakukan pada esok pagi.
Danramil Tanjungsari mengimbau kepada warga untuk senantiasa waspada akan timbulnya bencana, apalagi di musim penghujan yang turun dengani ntensitas tinggi.***
