SUMEDANG, W+62.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang memicu longsor besar di Dusun Cigendel, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Minggu (18/1/2026) malam. Material tanah dari tebing setinggi 25 meter ambrol dan menghantam gudang pengemasan air mineral milik CV Sumber Berkat Anugrah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini mengakibatkan satu orang karyawan terluka. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sumedang, Bambang Rianto, menjelaskan bahwa korban tertimpa material saat mencoba menyelamatkan barang-barang di dalam gedung.
“Korban berusaha menyelamatkan barang-barang setelah sempat terjadi longsoran kecil. Namun, longsor susulan datang dan menimpa korban. Saat ini kondisi korban sadar dan sudah ditangani oleh tim medis,” ungkap Bambang, Senin (19/1/2026).
Satpol PP Sisir Perizinan Bangunan
Selain fokus pada penanganan korban, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Satpol PP langsung melakukan pemantauan lokasi pada Senin siang. Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Sumedang, Ian Ariyandhy, memimpin langsung pengecekan area gudang seluas 42 x 18 meter yang terdampak tersebut.
“Kami memantau kondisi lapangan sekaligus memverifikasi kelengkapan perizinan bangunan. Dari pemeriksaan sementara, perusahaan sudah memiliki IMB sejak 2014, NIB, hingga dokumen lingkungan,” jelas Ian.
Meski dokumen dasar telah lengkap, Ian mencatat bahwa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan tersebut saat ini masih dalam proses pengurusan.
Picu Kerusakan Sepanjang 20 Meter
Longsoran ini dilaporkan memiliki bentang panjang mencapai 20 meter. Selain merusak struktur bangunan, tumpukan material tanah juga sempat mengganggu aktivitas di area gudang. Tim gabungan dari BPBD dan Satpol PP mengimbau warga serta pekerja untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Pamulihan.***













