SUMEDANG, W+62.com– Bukan rahasia lagi perseteruan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Erwan Setiawan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi, Herman Suryatman yang bergulir sepekan ini, menjadi sorotan.
Hal itu kembali mencuat, saat dua orang pejabat yang berasal dari Kabupaten Sumedang itu sama-sama “manggung” menjadi Elite di Pemerintah Provinsi Jawa Barat lewat jalur masing-masing.
Berbagai tanggapan “orang Sumedang” terhadap perseteruan dua bintang di Elite Pemprov Jabar itu, dicurahkan lewat komentar di media sosial. Sebagian menyayangkan, sebagian lagi mengaku tidak aneh dengan seteru itu.
Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Sumedang untuk hal lain, tentu saja diburu pertanyaan terkait seteru dua bintang Sumedang itu pada Rabu sore (2/7/2025).
“Keduanya warga Sumedang, mereka sudah akrab sejak di Sumedang. Dulu Wakil Bupatinya, dan Pak Sekda itu Sekdanya. Tanya saja sama Bupatinya,” jawab KDM singkat dengan nada bercanda sembari menunjuk Bupati Dony.
Tanggapan dah Harapan Dony
Sesaat setelah Gubernur Jabar kembali pulang, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir pun tak kalah menjadi sosok yang diburu wartawan, untuk mempertanyakan seteru tersebut.
“Sekarang sudah mesra, sudah baikan dan berharap seterusnya masih bersinergi menjadikan Jabar Istimewa,” ungkap Dony.
Bupati Dony yang merupakan sahabat keduanya meminta dukungan dan doa, semoga keduanya tidak lagi mempermasalahkan perseteruan yang bisa memicu retaknya harmonisasi.
“Saya yakinlah, keduanya sudah matang, sudah dewasa. Setiap orang ingin bekerja dengan damai, dengan harmonis,” ujarnya.
Dony Ahmad Munir meyakini hal itu terjadi, sebab selama di Kabupaten Sumedang keduanya bisa menyesuaikan dengan tugasnya masing-masing.
“Selama di Kabupaten Sumedang selama lima tahun Alhamdulillah aman. Semua capaian program tercapai dengan baik. Adapun dinamika itu biasa, jangankan bagi mereka, dalam rumah tangga atau dengan orang terdekat pasti ada saja,” jelas Dony.
Bupati Sumedang itu, meminta situasi yang sudah kondusif di elite Pemprov Jabar saat ini jangan lagi di “kompori” sehingga mengganggu kinerja keduanya.
“Saya yakin apa yang menjadi tugas mereka menjadikan Jabar Istimewa dan Sumedang nya pun Semakin Simpati, bisa terwujud,”pungkasnya.***
