SUMEDANG, W+62.com- Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil Bupati Sumedang di Kecamatan Tanjungsari Sumedang, telah usai.
Saat ini memasuki masa pembenahan sejumlah Laporan Pertanggungjawaban hasil kegiatan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanjungsari melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi akhir Penyelenggaraan Pilkada serentak di Aula Kecamatan Tanjungsari Sumedang pada Jumat (13/12/2024).
“Ya, seperti diketahui bersama penyelenggaraan Pilkada Serentak telah selesai. Jadi kita mengadakan rapat koordinasi akhir sekaligus evaluasi,” ungkap Ketua PPK Tanjungsari, Iwan Ramdan Gunawan.
Acara yang dihadiri oleh seluruh penyelenggara tingkat desa (PPS) itu sekaligus sebagai momen penyampaian syukur atas penyelenggaraan yang aman dan kondusif.
“Alhamdulillah di Kecamatan Tanjungsari semua berjalan sesuai dengan harapan bersama. Aman terkendali dan kondusif,” kata Iwan.
Iwan menyampaikan, seluruh penyelenggara Pilkada Serentak di Kecamatan Tanjungsari bekerja maksimal dan dibantu pula oleh TNI, Polri serta aparatur pemerintah kecamatan beserta stakeholder nya.
“Hari ini boleh dibilang momen terakhir berkumpul, setelah sekira 2 tahun bergelut dengan pemilu,” ujarnya.
Adapun, lanjut Iwan, kurang-lebih penyelenggara itu adalah suatu kewajaran selama semuanya sesuai dengan aturan dan regulasi.
Iwan menilai dengan adanya wacana penyelenggaraan Pilkada tak langsung dimasa yang akan datang, bukanlah menjadi persoalan, sebab menurutnya pemerintah pasti akan memberikan yang terbaik.
“Wacana penyelenggaraan Pilkada tak langsung mungkin saja terjadi. Tapi bagi kita bukan persoalan penting. Toh pemerintah pasti mempunyai pertimbangan yang terbaik,”ungkapnya.
“Bisa jadi, dalam rakor evaluasi PPK Tanjungsari kali ini adalah kesan terakhir Pilkada langsung,”imbuhnya.
Pada intinya, tambah Iwan, sebagai bagian dari masyarakat yang ditunjuk untuk menyelenggarakan pemilu, kita hanya memberikan yang terbaik bagi bangsa.
“Siapapun yang jadi, sebagai anggota legislatif, Presiden, gubernur maupun bupati, semoga mereka tak lupa pada garda terdepan dalam proses itu. Ada jiwa dan semangat untuk perbaikan menuju Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.***
