Berita Terkini

Gempur Lonjakan Harga Jelang Ramadhan, Polres Sumedang Serbu Taman Telor dengan Pangan Murah

Pengunjung Gerakan Pangan Murah (GPM) Polres Sumedang yang didominasi ibu-ibu di Taman Telur Sumedang
Pengunjung Gerakan Pangan Murah (GPM) Polres Sumedang yang didominasi ibu-ibu di Taman Telur Sumedang

SUMEDANG, Wplus62.com – Polres Sumedang bergerak cepat mengamankan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan 1447 H. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Taman Telor, Selasa (24/2/2026), polisi menyalurkan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasar untuk membantu daya beli masyarakat.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, memimpin langsung operasi pasar ini bersama jajaran Pejabat Utama Polres dan unsur dinas terkait. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, yang memantau jalannya kegiatan secara virtual via Zoom Meeting.

Warga Serbu Paket Sembako Murah

Sejak pukul 14.00 WIB, warga Sumedang Utara sudah memadati lokasi bahkan sebelum gerai dibuka. Kehadiran Polres Sumedang di tengah masyarakat ini bertujuan memutus rantai harga yang biasanya melonjak drastis mendekati bulan puasa.

Berikut adalah daftar harga komoditas yang menjadi incaran warga di GPM Polres Sumedang:

Komoditas                  Harga GPM

Beras SPHP (5 kg).     Rp.     58.000

Minyak Kita (1 kg).    Rp.     15.700

Gula Pasir (1 kg).       Rp.     17.000

Daging Ayam Utuh    Rp.     38.000

Telur Ayam (1 kg).     Rp.     29.000

Paket Sayuran.           Rp.       5.000

Komitmen Polri Jaga Stabilitas Ekonomi

Kapolda Jabar menegaskan bahwa Polri tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara. Kami memastikan distribusi bahan pokok lancar dan harga tetap terkendali agar masyarakat tenang beribadah,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Senada dengan hal tersebut, AKBP Sandityo Mahardika menyatakan bahwa sinergi dengan Pemerintah Daerah menjadi kunci suksesnya acara ini. Ia menjamin pihaknya akan terus mengawasi pasar secara ketat.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Personel akan terus memonitor harga di pasar dan menindak tegas siapa pun yang mencoba melakukan penimbunan bahan pokok,” ujar Sandityo.

Situasi Kondusif

Hingga berakhir pukul 16.32 WIB, kegiatan berlangsung tertib dan aman. Langkah proaktif Polres Sumedang ini mendapat apresiasi tinggi dari warga yang merasa terbantu di tengah fluktuasi harga pangan nasional.

Dengan adanya GPM, Polres Sumedang membuktikan komitmennya dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah hukum Kabupaten Sumedang.***