Berita Terkini

Polisi Lakukan Ekshumasi Jenazah Guru Honorer di Sumedang, Diduga Kematiannya Tak Wajar

Tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung lakukan ekshumasi jenazah guru honorer di Sumedang yang diduga mengalami kematian yang tak wajar di Cikareo Selatan, Kecamatan Wado Sumedang pada Rabu (3/12/2025)

SUMEDANG, W +62.COM– Polisi melakukan ekshumasi terhadap jenazah korban seorang guru SMP di Kabupaten Sumedang yang ditemukan meninggal di dalam kamar rumahnya di Kampung Toga, Desa Sukajaya, Sumedang Selatan, Sumedang pada (25/11/2025) lalu.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ekshumasi dilakukan untuk melengkapi bukti dan mengetahui penyebab pasti kematian yang dinilai janggal.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pembongkaran makam almarhumah Siti Nurhayati alias Oneng (36), warga Dusun Bunter RT 02/04, di Tempat Pemakaman Umum Desa Cikareo Selatan, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Dalam proses penggalian ini disaksikan puluhan warga yang juga turut memantau jalannya kegiatan itu sejak pagi hari. Tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, dengan pengamanan ketat dari kepolisian Polres Sumedang.

Baca Juga  Sebelas Tersangka Pelaku Pengedaran Narkoba di Sumedang Dijaring Satreskoba Polres Sumedang

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah mengatakan, pihaknya menerima informasi awal yang mengarah pada dugaan kematian korban tidak wajar.

Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Cikareo Selatan, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang menyaksikan langsung proses ekshumasi.

“Kami mendapatkan informasi di lapangan, meninggalnya (almarhumah) dengan tidak wajar,” ujar AKP Tanwin.

Ekshumasi Sesuai Prosedur 

Untuk itu, sambung Kasat Reskrim, upaya mengungkapkan kematian ini memasuki tahap krusial. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

AKP Tanwin Nopiansah menuturkan, pertama kali korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya di Kampung Toga, Desa Sukajaya, Sumedang Selatan, pada (25/11/2025). Lalu suami korban menjadi orang pertama yang menemukan Siti sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Satreskrim Polres Sumedang Bekuk Kakak Beradik Pencuri Plat Besi di Tol Cisumdawu

“Hasil dari penyelidikan kami, makanya kami melakukan ekshumasi terhadap kuburan ibu Siti ini, untuk membuat terang, membuka tabir, apakah almarhumah ini meninggal karena sakit, bunuh diri atau di bunuh,” lanjutnya.

Pasalnya, pada tubuh dan kepala korban, ditemukan sejumlah luka lebam yang dianggap tidak wajar. Temuan itu tentu saja membuat pihak keluarga dan warga sekitar curiga ada unsur kekerasan.

“Setelah melalui proses musyawarah, pihak keluarga sepakat makam dibongkar kembali demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut,”ujarnya.

Kapolres Sumedang memastikan proses ekshumasi mengikuti prosedur hukum dan etika, termasuk penghormatan terhadap jenazah serta pelibatan keluarga dalam setiap keputusan.

Jenazah kemudian akan dibawa untuk pemeriksaan forensik (otopsi) guna memastikan penyebab kematian—apakah murni karena sakit atau terdapat indikasi lain yang mengarah pada tindak pidana.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima