SUMEDANG, Wplus62.com – Staf Teritorial (Ster) Mabes TNI mengambil langkah strategis untuk membentengi ideologi bangsa dengan menggelar Pekan Pancasila Tahun Anggaran 2026. Acara yang berlangsung di Makodim 0610/Sumedang pada Rabu (25/02/2026) ini menjadi panggung sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Di tengah derasnya arus globalisasi, Ster TNI menjadikan momentum ini sebagai alat untuk memperkuat stabilitas dan ketahanan wilayah melalui penguatan nilai-nilai luhur Pancasila.
Sinergi TNI dan Rakyat Menjaga Asta Cita
Dalam pemaparannya Ster TNI, Pabandya-2/Bindemografi Paban III/Tahwil, Letkol Laut (P) Mahpudin Arsyadi Sacha, menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi kompas utama dalam kehidupan bernegara. Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto yang menempatkan ideologi, demokrasi, dan HAM sebagai prioritas nasional.
“Kita harus menyatukan tekad dan semangat juang. Pancasila adalah kunci menjaga jati diri bangsa di era digital yang tanpa sekat,” ujar Letkol Mahpudin dalam sambutannya.
Ia juga menyelipkan pesan damai menyambut bulan suci Ramadan 1447 H kepada para tamu undangan.
Bupati Sumedang: “Jangan Menghina Negeri Sendiri”
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, secara resmi membuka rangkaian acara ini. Dalam pidato yang membakar semangat, Dony mengingatkan bahwa keberagaman Indonesia adalah kekuatan, bukan kelemahan.
Namun, ia tak menampik adanya tantangan penurunan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
“Jangan menggigit lengan orang yang menolong kita. Jangan membakar jembatan yang pernah menyeberangkan kita. Dan jangan menghina negeri yang telah melahirkan kita,” tegas Dony di hadapan tokoh masyarakat, mahasiswa, dan ormas.
Dony mengajak masyarakat untuk menerapkan teori kepemimpinan modern: open mind, open heart, dan open will. Menurutnya, penguatan karakter bangsa harus dimulai dari diri sendiri sebelum menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.
Bedah Ideologi Bersama Pakar
Pekan Pancasila 2026 di Sumedang ini juga menghadirkan diskusi tajam dari sejumlah narasumber kompeten:
- Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan (Rektor Ikopin University): Membedah implementasi Pancasila di era modern.
- Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto: Memaparkan urgensi Pancasila sebagai benteng ideologi.
- Kepala Kesbangpol Sumedang, Drs. H. Asep Tatang Sujana: Mengupas peningkatan nilai patriotisme dan nasionalisme.
Fokus Utama Pekan Pancasila 2026:
- Stabilitas Wilayah: Mempererat kolaborasi TNI, Polri, dan Pemda.
- Ketahanan Ideologi: Menangkal pengaruh asing yang negatif melalui nilai religius dan budaya.
- Patriotisme Generasi Muda: Menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap tanah air.
Melalui sinergi yang solid di Kodim 0610/Sumedang ini, diharapkan nilai-nilai Pancasila kembali membumi, mewujudkan Sumedang yang aman, damai, dan sejahtera di tengah tantangan global yang kian kompleks.
