SUMEDANG, Wplus62.com — Maraknya aksi begal dan penjambretan yang menyasar nasabah bank di Jawa Barat dan Sumedang khususnya, kian meresahkan warga. Merespons ancaman kejahatan jalanan tersebut, Polres Sumedang mengambil langkah progresif dengan menyediakan layanan pengawalan gratis bagi masyarakat yang membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Langkah preventif ini hadir usai deretan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) mengintai para nasabah seusai bertransaksi di bank. Para pelaku kejahatan ditengarai kerap mengincar korban yang membawa dana segar tanpa pengamanan ketat.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa kepolisian siap mendampingi warga kapan saja demi menghentikan ruang gerak pelaku begal. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak ragu memanfaatkan fasilitas negara ini.
“Atas maraknya kasus begal, kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Selain itu, jangan ragu meminta bantuan kepolisian untuk pengawalan transaksi keuangan. Kami jamin layanan ini gratis,” tegas AKBP Sandityo saat memimpin press release ungkap kasus curas di Gedung Serba Guna (GSG) Mapolres Sumedang, Jumat (24/7/2026).
Cara Mengakses Layanan Pengawalan Gratis Polres Sumedang
Masyarakat dapat mengakses fasilitas pengamanan ini dengan sangat mudah. Kapolres menjelaskan bahwa warga cukup menghubungi layanan darurat resmi Polri tanpa perlu mengkhawatirkan biaya tambahan.
- Layanan Utama: Pengawalan polisi gratis untuk transaksi tunai skala besar.
- Akses Cepat: Hubungi call center 110 sebelum atau sesudah mengambil uang di bank.
- Tujuan: Mencegah tindak kejahatan jalanan dan memberikan rasa aman maksimal bagi warga.
“Silakan menghubungi call center 110, semoga langkah ini efektif menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” tambah Sandityo.
Tingkatkan Kewaspadaan di Area Rawan
Selain mengandalkan pengawalan aparat, Polres Sumedang mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mandiri. Warga yang melihat pergerakan mencurigakan di sekitar area perbankan atau jalan raya diminta segera melapor ke pihak berwajib.
Dengan sinergi antara kewaspadaan publik dan respons cepat kepolisian, Polres Sumedang optimistis dapat menekan angka kriminalitas serta menumpas aksi begal hingga ke akarnya.***













