Berita Terkini

Makan Bergizi Gratis Dihentikan Awal Tahun 2026, Begini Alasan Kepala BGN

oppo_2

JAKARTA, W+62.COM– Badan Gizi Nasional (BGN) akan menghentikan sementara distribusi program makan bergizi gratis (MBG) pada awal Januari 2026.

Penghentian sementara ini dilakukan untuk masa persiapan teknis sebelum program kembali berjalan penuh secara nasional.

Dalam keterangannya, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, distribusi MBG akan dimulai kembali secara serempak pada 8 Januari 2026. Adapun pada 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai masa persiapan bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Hari-hari itu digunakan untuk persiapan dapur, distribusi, sumber daya manusia, serta penguatan standar keamanan pangan,” kata Dadan dalam keterangan tertulis, Kamis, (25/12/ 2025).

Dikatakan Dadan, jeda sementara ini diperlukan agar pelaksanaan MBG pada 2026 mendatang dapat berjalan lebih optimal dan aman, terutama dalam memastikan kualitas makanan dan kesiapan logistik di lapangan.

Meski distribusi MBG untuk anak sekolah bersifat fleksibel, tambah Dadan, selama masa libur dan awal tahun, BGN menegaskan, intervensi gizi bagi kelompok rentan tetap menjadi prioritas utama hingga akhir 2025.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana

Intervensi 3B Tetap Berjalan 

Untuk kelompok itu meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita atau Kelompok 3B.

“Intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tidak boleh terputus. Mereka berada dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan yang sangat menentukan dan tidak bisa ditunda,” ujar Dadan.

BGN memastikan layanan MBG bagi kelompok 3B tetap berjalan pada 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025. Menurutnya, kelompok ini tidak berkaitan dengan kalender pendidikan sehingga layanan gizi harus tetap berkelanjutan.

Adapun distribusi MBG bagi anak sekolah selama masa libur akhir tahun 2025, dilakukan secara opsional. “Untuk anak sekolah sifatnya opsional. Kalau tidak memungkinkan diambil atau dikirim karena alasan teknis atau sedang liburan, tidak menjadi masalah. Namun bagi yang membutuhkan, layanan tetap kami berikan,” kata Dadan.

BGN menargetkan seluruh layanan MBG kembali berjalan normal setelah masa persiapan selesai, dengan fokus pada kesinambungan program dan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat di tahun 2026.***

Exit mobile version